Seir dan Keturunan Esau
Ulangan 2:12
Perjalanan Israel dan Ketetapan TUHAN
“Orang Hori dahulu tinggal di Seir kemudian keturunan Esau memusnahkan mereka dan tinggal di sana, seperti yang dilakukan umat Israel terhadap penduduk di negeri yang TUHAN berikan kepada mereka.”Ulangan 2:12 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Dan dahulu di Seir diam orang Hori, tetapi bani Esau telah menduduki daerah mereka, memunahkan mereka dari hadapannya, lalu menetap di sana menggantikan mereka, seperti yang dilakukan orang Israel dengan negeri miliknya yang diberikan TUHAN kepada mereka.”Ulangan 2:12 · TB
Terjemahan Baru
“Dahulu orang Hori tinggal di Edom, tetapi diusir dan dimusnahkan oleh keturunan Esau, yang kemudian menduduki tanah mereka; begitu juga bangsa Israel di kemudian hari mengusir musuh-musuhnya dari tanah yang diberikan TUHAN kepada mereka.)”Ulangan 2:12 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Dulu, daerah Seir juga didiami orang Hori, tetapi keturunan Esau menyerang dan menghabisi mereka, lalu menduduki negeri itu. Begitu jugalah bangsa Israel mengusir musuh-musuh mereka di negeri pemberian TUHAN kepada mereka.)”Ulangan 2:12 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“The Horims also dwelt in Seir beforetime; but the children of Esau succeeded them, when they had destroyed them from before them, and dwelt in their stead; as Israel did unto the land of his possession, which the LORD gave unto them.”Ulangan 2:12 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Ulangan 2:12?
Orang Hori dulu tinggal di Seir, tetapi keturunan Esau memusnahkan mereka dan tinggal di sana, seperti yang nanti dilakukan Israel terhadap penduduk Kanaan. Ini menunjukkan pola Tuhan dalam memberikan tanah kepada umat-Nya.
Latar belakang
Orang Hori dan Keturunan Esau
Musa mencatat bahwa sebelumnya orang Hori tinggal di Seir, tetapi keturunan Esau memusnahkan mereka dan mendiami daerah itu, sama seperti Israel yang akan merebut tanah Kanaan dari penduduknya. Ini menunjukkan pola bagaimana Allah memberikan tanah kepada umat-Nya dengan menyingkirkan penghuni lama.
Di mana
Gunung Seir
Wilayah pegunungan di selatan Laut Mati, tempat tinggal Edom
Kapan
~1400 SM
Perjalanan di padang gurun
Yang berbicara
Musa
Pemimpin Israel, pembawa hukum TUHAN
Kepada
Umat Israel
Bangsa pilihan yang sedang menuju tanah Kanaan
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
חֹרִי
hori · Hori
Orang yang tinggal di gua, atau mungkin etnis yang terkait dengan Hor.
שֵׂעִיר
se'ir · Seir
Berasal dari kata 'berbulu', nama pegunungan di Edom.
שָׁמַד
shamad · memusnahkan
Menghancurkan, memusnahkan total.
Kata 'memusnahkan' menunjukkan tindakan radikal yang Allah izinkan untuk memberikan tanah kepada yang baru, menekankan kedaulatan Allah atas bangsa-bangsa.
Tahukah kamu
Siapakah Orang Hori?
Orang Hori mungkin terkait dengan bangsa Hurri, yang hidup di wilayah timur laut Mesopotamia pada Zaman Perunggu, dan nama mereka muncul dalam catatan kuno.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Ulangan 2:12
Kejadian 36:20-21
Silsilah
“Inilah anak-anak Seir, orang Hori, penduduk negeri itu: Lotan, Syobal, Zibeon, Ana, Disyon, Ezer, Disyan.”
Ulangan 2:22
Pengulangan
“Seperti yang dilakukan-Nya bagi keturunan Esau yang diam di Seir, ketika Ia memusnahkan orang Hori dari depan mereka.”
Yesaya 34:6
Nubuat Edom
“Pedang TUHAN penuh darah, gemuk oleh lemak, oleh darah anak domba dan kambing jantan, oleh lemak buah pinggang domba-domba jantan. Sebab TUHAN mengadakan penyembelihan korban di Bozra dan pembantaian besar di tanah Edom.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Ulangan 2:12
✕ Sering dikira
Orang Hori tinggal di gua-gua sebagai bangsa primitif.
✓ Yang sebenarnya
Nama 'Hori' mungkin berasal dari kata 'guci', tetapi mereka adalah bangsa yang terorganisir.
✕ Sering dikira
Keturunan Esau membunuh semua orang Hori tanpa alasan.
✓ Yang sebenarnya
Allah mengizinkan ini sebagai bagian dari rencana-Nya memberikan tanah kepada Edom.
Renungan
Renungan Singkat Ulangan 2:12
Tuhan bekerja dalam sejarah, menggantikan bangsa yang tidak taat dengan yang taat. Aku ingin hidup benar supaya aku tetap berada dalam rencana-Nya.
Tuhan, jadikan aku bangsa yang setia kepada-Mu, supaya aku tetap tinggal di tanah berkat-Mu. Amin.