Makan daging cacat di kotamu
Ulangan 15:22
Aturan tentang Utang dan Budak
PerikopPeraturan tentang Anak Sulung Ternak · Ulangan 15:19-23 →“Kamu boleh memakannya di kotamu. Orang yang bersih dan orang najis dapat memakannya sama seperti peraturan tentang kijang dan rusa.”Ulangan 15:22 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Di dalam tempatmu boleh engkau, baik orang najis maupun orang tahir, memakan dagingnya, seperti daging kijang atau daging rusa.”Ulangan 15:22 · TB
Terjemahan Baru
“Setiap orang, baik yang bersih maupun yang najis, boleh memakannya di rumah, seperti makan daging rusa atau daging kijang.”Ulangan 15:22 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Kalian boleh memotong dan memakan dagingnya di rumah masing-masing, seperti memakan daging rusa atau kijang. Semua orang boleh makan, baik yang sedang najis maupun yang tidak.”Ulangan 15:22 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“Thou shalt eat it within thy gates: the unclean and the clean person shall eat it alike, as the roebuck, and as the hart.”Ulangan 15:22 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Ulangan 15:22?
Ayat ini memberi instruksi bahwa ternak yang cacat boleh dimakan di kota, oleh orang bersih maupun najis, seperti halnya daging kijang atau rusa. Ini menunjukkan bahwa meskipun tidak layak untuk dipersembahkan, tetap bisa dinikmati sebagai makanan. Namun, ada aturan khusus yang harus diikuti, seperti larangan memakan darah.
Latar belakang
Hewan cacat boleh dimakan, tapi tidak dipersembahkan
Musa memberikan aturan tentang anak sulung ternak. Jika binatang itu cacat (lumpuh, buta, dll), maka jangan dipersembahkan kepada Tuhan. Namun, dagingnya bisa dimakan di rumah, sesuai dengan peraturan untuk hewan buruan seperti kijang dan rusa.
Di mana
Dataran Moab
Di seberang sungai Yordan, saat khotbah perpisahan
Kapan
~1400 SM
Perjalanan ke Tanah Perjanjian
Yang berbicara
Musa
Pemimpin Israel, ~120 tahun
Kepada
Orang Israel
Umat pilihan Tuhan, baru keluar Mesir
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
מוּם
mum · cacat
kecacatan fisik, noda
שַׁעַר
sha'ar · kotamu
gerbang kota, tempat tinggal
צְבִי וְאַיָּל
tsevi ve'ayal · kijang dan rusa
hewan buruan liar yang halal
Kata 'mum' (cacat) menunjukkan ketidaksempurnaan, tetapi Tuhan tetap menyediakan cara untuk menikmati berkat-Nya tanpa melanggar kekudusan. 'Sha'ar' (kota) menekankan kehidupan sehari-hari yang berbeda dari ibadah di tempat kudus.
Tahukah kamu
Kijang dan rusa sebagai patokan
Hewan buruan yang halal tidak perlu disembelih di Kemah Suci, jadi daging cacat yang dimakan di kota punya status yang sama.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Ulangan 15:22
Imamat 22:20
Kesamaan aturan
“Janganlah kamu mempersembahkan binatang yang cacat, karena itu tidak akan diterima.”
Ulangan 12:15
Analogi hewan buruan
“Engkau boleh menyembelih dan memakan daging sesuai keinginanmu, seperti kijang dan rusa.”
Ulangan 15:21
Konteks langsung
“Jika terdapat cacat, janganlah mempersembahkan binatang itu.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Ulangan 15:22
✕ Sering dikira
Menganggap daging cacat itu najis dan tidak boleh dimakan sama sekali.
✓ Yang sebenarnya
Daging itu halal untuk dimakan, hanya tidak layak untuk korban.
✕ Sering dikira
Mengira semua hewan cacat harus dibuang atau dimakan di tempat kudus.
✓ Yang sebenarnya
Ayat ini justru mengizinkan memakannya di kota asal, dengan syarat tidak memakan darahnya.
Renungan
Renungan Singkat Ulangan 15:22
Tuhan memberikan aturan yang jelas untuk setiap aspek hidup kita, termasuk makanan. Mari kita patuh pada firman-Nya dengan penuh sukacita, karena aturan-Nya adalah untuk kebaikan kita dan menunjukkan kasih-Nya.
Ya Tuhan, terima kasih untuk petunjuk-Mu yang jelas. Tolong aku untuk hidup dalam ketaatan kepada firman-Mu, dan menikmati berkat-Mu dengan cara yang sesuai kehendak-Mu. Amin.