Sungut-sungut di Kemah
Ulangan 1:27
Musa Mengenang Kembali Kisah Israel
“Dalam tenda, kamu bersungut-sungut serta berkata, ‘TUHAN membenci kita! Dia membawa kita keluar dari tanah Mesir, untuk dibinasakan oleh orang Amori.’”Ulangan 1:27 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Kamu menggerutu di dalam kemahmu serta berkata: Karena TUHAN membenci kita, maka Ia membawa Ulangan 1.28–32 6 kita keluar dari tanah Mesir untuk menyerahkan kita ke dalam tangan orang Amori, supaya dimusnahkan.”Ulangan 1:27 · TB
Terjemahan Baru
“Kamu mengomel begini, 'TUHAN benci kepada kita. Maka Ia membawa kita keluar dari Mesir untuk menyerahkan kita ke dalam tangan orang Amori supaya mereka membunuh kita.”Ulangan 1:27 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Di dalam kemahmu masing-masing, kalian bersungut-sungut dan berkata, ‘Ah, ternyata TUHAN membawa kita keluar dari Mesir karena Dia membenci kita. Dia mau menyerahkan kita kepada bangsa Amori supaya mereka membinasakan kita.”Ulangan 1:27 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And ye murmured in your tents, and said, Because the LORD hated us, he hath brought us forth out of the land of Egypt, to deliver us into the hand of the Amorites, to destroy us.”Ulangan 1:27 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Ulangan 1:27?
Umat Israel bersungut-sungut di tenda mereka, menuduh Tuhan membenci mereka dan membawa mereka keluar dari Mesir untuk dibinasakan. Ini adalah tuduhan yang tidak berdasar, karena Tuhan justru menyelamatkan mereka. Ini mengungkapkan hati yang tidak bersyukur dan tidak percaya.
Latar belakang
Sungut-sungut dan Tuduhan Keliru
Umat Israel bersungut-sungut di dalam tenda mereka, menuduh TUHAN membenci mereka dan membawa mereka keluar dari Mesir hanya untuk dibinasakan orang Amori. Mereka memutarbalikkan kasih Allah menjadi kebencian.
Di mana
Dataran Moab
Di dataran Moab, sebelah timur Sungai Yordan
Kapan
~1406 SM
Akhir Pengembaraan di Padang Belantara
Yang berbicara
Musa
Pemimpin Israel, ~120 tahun, sedang berkhotbah
Kepada
Umat Israel
Generasi baru di perbatasan Kanaan
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
שָׂנֵא
sane · membenci
Membenci, memusuhi; kebalikan dari mengasihi.
יָצָא
yatsa · membawa keluar
Keluar, membawa keluar; merujuk pada tindakan Allah membebaskan dari Mesir.
כָּלָה
kalah · membinasakan
Menghabiskan, memusnahkan, membinasakan.
Kata 'sane' (membenci) di sini adalah tuduhan yang sangat keliru, karena Allah justru menyatakan kasih dan kesetiaan-Nya melalui tindakan menyelamatkan keluar dari Mesir. Kata 'yatsa' mengingatkan bahwa pembebasan itu adalah tindakan kasih, bukan kebencian.
Tahukah kamu
Tuduhan Mengenai Cinta
Ironisnya, TUHAN justru menyatakan kasih-Nya kepada Israel, tetapi umat menuduh Dia membenci mereka — sebuah distorsi yang lahir dari ketakutan.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Ulangan 1:27
Ulangan 1:31
Kasih Allah
“dan di padang belantara engkau melihat bagaimana TUHAN, Allahmu, mendukung engkau seperti seseorang mendukung anaknya, di sepanjang jalan yang kamu tempuh.”
Keluaran 16:8
Bersungut-sungut
“Bukan kepada kami sungut-sungutmu itu, tetapi kepada TUHAN.”
Mazmur 78:19-20
Menuduh Allah
“Mereka berkata-kata menentang Allah, 'Dapatkah Allah menyajikan meja di padang belantara? Memang, Ia memukul batu, sehingga terpancar air dan tercurah sungai-sungai; tetapi dapatkah Ia memberikan roti juga, atau menyediakan daging bagi umat-Nya?'”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Ulangan 1:27
✕ Sering dikira
Tuduhan umat bahwa Allah membenci mereka adalah benar, karena mereka dihukum.
✓ Yang sebenarnya
Tuduhan itu salah; hukuman adalah akibat ketidakpercayaan mereka, bukan bukti kebencian Allah.
✕ Sering dikira
Sungut-sungut hanya masalah kurang bersyukur, bukan dosa yang serius.
✓ Yang sebenarnya
Sungut-sungut adalah bentuk pemberontakan dan ketidakpercayaan kepada Allah, yang serius di mata-Nya.
Renungan
Renungan Singkat Ulangan 1:27
Ketika keadaan sulit, kita mungkin tergoda untuk menyalahkan Tuhan dan meragukan kasih-Nya. Namun, ingatlah bahwa Tuhan selalu merencanakan yang terbaik bagi kita. Jangan biarkan keluhan dan kepahitan merusak iman kita.
Tuhan, jauhkanlah aku dari sikap bersungut-sungut dan tuduhan yang tidak benar terhadap-Mu. Ajari aku untuk selalu percaya pada kasih dan rencana-Mu, Amin.