8 ayat pilihan
Ayat Alkitab tentang Keluarga
Keluarga adalah rancangan Allah sejak semula — tempat iman diwariskan dan kasih dipraktikkan. Ayat-ayat Alkitab tentang keluarga berikut bicara soal membangun rumah tangga yang takut akan Tuhan.
Yosua 24:15
“Akan tetapi, jika kamu menganggap bahwa tidak baik melayani TUHAN, pilihlah pada hari ini kepada siapa kamu akan melayani: ilah yang disembah nenek moyangmu di seberang Sungai Efrat, atau ilah orang Amori yang kamu diami negerinya. Akan tetapi, aku dan seisi rumahku akan melayani TUHAN.””
Ayat ini mengingatkan keluarga untuk secara sadar memilih mengikut Tuhan, bukan sekadar warisan leluhur.
Lihat arti & konteks Yosua 24:15 →Mazmur 127:1
“Nyanyian Ziarah Salomo. Seandainya bukan TUHAN yang membangun rumah, orang-orang yang membangunnya bekerja keras dalam kesia-siaan. Seandainya bukan TUHAN yang mengawasi kota, para pengawal berjaga-jaga dalam kesia-siaan.”
Mengandalkan Tuhan dalam membangun rumah tangga adalah kunci agar usaha keluarga tidak sia-sia.
Lihat arti & konteks Mazmur 127:1 →Amsal 22:6
“Didiklah orang muda menurut jalan yang patut baginya, maka pada masa tuanya, dia tidak akan menyimpang dari jalan itu.”
Pendidikan yang tepat sejak dini akan berdampak seumur hidup, menjadi fondasi karakter anak.
Lihat arti & konteks Amsal 22:6 →Efesus 6:4
“Bapak-bapak, janganlah memicu anak-anakmu untuk menjadi marah, tetapi besarkanlah mereka dalam disiplin dan nasihat Tuhan.”
Orang tua dipanggil untuk membesarkan anak dengan kasih dan didikan Tuhan, bukan dengan kemarahan.
Lihat arti & konteks Efesus 6:4 →Kolose 3:20
“Anak-anak, taatilah orang tuamu dalam segala hal karena hal ini menyenangkan Tuhan.”
Ketaatan anak kepada orang tua adalah wujud nyata menyenangkan Tuhan dalam keluarga.
Lihat arti & konteks Kolose 3:20 →Ulangan 6:7
“Kamu harus mengajarkan semuanya itu terus-menerus kepada anak-anakmu, dan bicarakanlah ketika kamu duduk di rumahmu, ketika kamu sedang dalam perjalanan, ketika kamu sedang berbaring, dan ketika kamu bangun.”
Mengajarkan iman kepada anak harus dilakukan dalam kehidupan sehari-hari, bukan hanya di waktu tertentu.
Lihat arti & konteks Ulangan 6:7 →1 Timotius 5:8
“Akan tetapi, jika seseorang tidak memelihara sanak keluarganya sendiri, khususnya keluarga dekatnya, berarti ia telah menyangkali imannya dan ia lebih buruk daripada orang yang tidak percaya.”
Memelihara keluarga adalah tanggung jawab iman; mengabaikannya berarti menyangkal iman.
Lihat arti & konteks 1 Timotius 5:8 →Mazmur 128:3
“Istrimu akan menjadi seperti pohon anggur yang berbuah di dalam rumahmu, anak-anakmu akan menjadi seperti tunas-tunas pohon zaitun sekeliling mejamu.”
Gambaran istri dan anak yang diberkati menunjukkan kebahagiaan dan kesejahteraan keluarga yang takut akan Tuhan.
Lihat arti & konteks Mazmur 128:3 →