Tantangan Memilih
Yosua 24:15
Pilihan untuk Melayani TUHAN
“Akan tetapi, jika kamu menganggap bahwa tidak baik melayani TUHAN, pilihlah pada hari ini kepada siapa kamu akan melayani: ilah yang disembah nenek moyangmu di seberang Sungai Efrat, atau ilah orang Amori yang kamu diami negerinya. Akan tetapi, aku dan seisi rumahku akan melayani TUHAN.””Yosua 24:15 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Tetapi jika kamu anggap tidak baik untuk beribadah kepada TUHAN, pilihlah pada hari ini kepada siapa kamu akan beribadah; allah yang kepadanya nenek moyangmu beribadah di seberang sungai Efrat, atau allah orang Amori yang negerinya kamu diami ini. Tetapi aku dan seisi rumahku, kami akan beribadah kepada TUHAN!"”Yosua 24:15 · TB
Terjemahan Baru
“Seandainya kamu tidak mau mengabdi kepada TUHAN, ambillah keputusan hari ini juga kepada siapa kamu mau mengabdi: kepada ilah-ilah lain yang disembah oleh nenek moyangmu di Mesopotamia dahulu atau kepada ilah-ilah orang Amori yang negerinya kamu tempati sekarang. Tetapi kami--saya dan keluarga saya--akan mengabdi hanya kepada TUHAN."”Yosua 24:15 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Akan tetapi, kalau menurut kalian menyembah TUHAN itu tidak baik, pilihlah pada hari ini siapa yang akan kalian sembah. Apakah kalian mau menyembah dewa-dewa yang dulu disembah nenek moyangmu di seberang sungai Efrat? Atau apakah kalian mau menyembah dewa-dewa yang disembah bangsa Amori, yang negerinya kalian diami ini? Tetapi saya dan seluruh keluarga saya akan mengabdi kepada TUHAN!””Yosua 24:15 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And if it seem evil unto you to serve the LORD, choose you this day whom ye will serve; whether the gods which your fathers served that were on the other side of the flood, or the gods of the Amorites, in whose land ye dwell: but as for me and my house, we will serve the LORD.”Yosua 24:15 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yosua 24:15?
Yosua menantang bangsa Israel untuk membuat pilihan tegas: melayani Allah atau ilah-ilah lain. Dia memberikan teladan dengan menyatakan komitmennya dan keluarganya untuk tetap melayani Tuhan, apa pun pilihan orang lain.
Latar belakang
Yosua Menantang Pilihan
Jika bangsa itu tidak mau melayani TUHAN, Yosua menantang mereka untuk memilih ilah lain, apakah ilah nenek moyang di seberang sungai atau ilah orang Amori. Namun, dia menegaskan komitmennya: 'aku dan seisi rumahku akan melayani TUHAN.'
Di mana
Sikhem
Di tempat kudus, di bawah pohon ek
Kapan
~1400 SM
Perebutan tanah Kanaan
Yang berbicara
Yosua
Pemimpin Israel, ~110 tahun
Kepada
Seluruh bangsa Israel
Kumpulan suku-suku Israel
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
בַּחֲרוּ
bacharu · pilihlah
memilih, memilah
תַּעַבְדוּן
taavdun · melayani
melayani, bekerja untuk
אֶעֱבֹד
e'evod · melayani
melayani, bekerja untuk
Kata 'memilih' dan 'melayani' muncul berulang, menekankan bahwa pelayanan adalah pilihan yang disengaja, bukan kebiasaan. Yosua memilih dengan tegas.
Tahukah kamu
Sikhem adalah tempat yang bersejarah
Sikhem adalah tempat Abraham pertama kali membangun mezbah (Kejadian 12:6-7), yang menambah makna pilihan ini.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yosua 24:15
Ulangan 30:19
Pilihan hidup
“Aku memanggil langit dan bumi menjadi saksi... pilihlah kehidupan, supaya engkau hidup.”
1 Raja-raja 18:21
Tantangan memilih
“Berapa lama lagi kamu berdiri antara dua pendapat? Jika TUHAN itu Allah, ikutilah Dia; jika Baal, ikutilah dia.”
Yohanes 6:67-68
Komitmen mengikut
“Apakah kamu tidak mau pergi juga? Jawab Simon Petrus: Tuhan, kepada siapakah kami akan pergi?”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yosua 24:15
✕ Sering dikira
Yosua memberi kebebasan penuh untuk memilih ilah selain TUHAN.
✓ Yang sebenarnya
Ini adalah retorika untuk menantang mereka berkomitmen, bukan pilihan yang benar-benar dianjurkan.
✕ Sering dikira
Keputusan hanya untuk para pemimpin.
✓ Yang sebenarnya
Pilihan ini untuk seluruh bangsa, setiap orang secara personal.
Renungan
Renungan Singkat Yosua 24:15
Setiap hari kita dihadapkan pada pilihan untuk mengikuti Tuhan atau berjalan menurut keinginan sendiri. Keputusan kita harus tegas dan berani, tidak bergantung pada pilihan orang banyak. Kita bisa menjadi teladan bagi keluarga dan lingkungan kita.
Tuhan, mampukan kami untuk memilih Engkau hari ini dan berikan kami keberanian untuk menegaskan komitmen kami kepada-Mu. Amin.