Kaki yang bergegas ke kekerasan
Roma 3:15
Kaki cepat menumpahkan darah
““Kaki mereka bergegas menumpahkan darah.”Roma 3:15 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“kaki mereka cepat untuk menumpahkan darah.”Roma 3:15 · TB
Terjemahan Baru
“Langkah mereka cepat kalau hendak menyiksa dan membunuh orang.”Roma 3:15 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
““Mereka selalu siap menyakiti dan membunuh.”Roma 3:15 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“Their feet are swift to shed blood:”Roma 3:15 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Roma 3:15?
Paulus mengutip Yesaya 59:7 untuk menunjukkan bahwa manusia berdosa tidak segan menumpahkan darah dan melakukan kekerasan. Ini menggambarkan kecenderungan buruk manusia untuk menyakiti orang lain demi memenuhi keinginan sendiri.
Latar belakang
Cepat ke kekerasan
Sorotan beralih ke kaki: manusia bergegas, buru-buru menumpahkan darah. Kalau ucapan saja sudah jahat, perbuatannya pun cenderung pada kekerasan. Kutipan ini dari Yesaya 59.
Di mana
Korintus (ditulis untuk Roma)
Catena tentang perbuatan
Kapan
~57 M
Bukti dari Kitab
Yang berbicara
Paulus
Mengutip Yesaya soal kekerasan
Kepada
Jemaat di Roma
Manusia universal
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
πόδες
podes · feet
kaki
ὀξεῖς
oxeis · swift
cepat, tajam, bergegas
ἐκχέαι
ekcheai · shed
menumpahkan, mencurahkan
Bukan hanya melakukan kekerasan, tapi 'bergegas' melakukannya — menunjukkan kecenderungan hati yang mendalam.
Tahukah kamu
Dari Yesaya 59
Ayat 15-17 diambil dari Yesaya 59:7-8, nubuat tentang bangsa yang tangannya berlumuran darah dan jalannya penuh kehancuran.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Roma 3:15
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Roma 3:15
✕ Sering dikira
'Kekerasan hanya soal segelintir penjahat.'
✓ Yang sebenarnya
Kitab menggambarkan kecenderungan manusia secara umum.
✕ Sering dikira
'Yang penting niat, bukan tindakan.'
✓ Yang sebenarnya
Ayat ini justru menyoroti perbuatan: kaki yang menumpahkan darah.
Renungan
Renungan Singkat Roma 3:15
Kita mungkin tidak membunuh secara fisik, tapi kata-kata kasar atau sikap menyakiti bisa menghancurkan seseorang. Mari sadari apakah kita terlalu cepat marah atau menyimpan keinginan balas dendam.
Tuhan, kendalikan emosiku dan beri aku hati yang damai, agar aku tidak menyakiti siapa pun. Amin.