Keluhan seorang nabi yang lelah

Roma 11:3

Saat merasa jadi satu-satunya yang tersisa

“Tuhan, mereka telah membunuh nabi-nabi-Mu, mereka telah meruntuhkan mazbah-mazbah-Mu, dan hanya aku seorang diri yang masih hidup, dan mereka mengejar nyawaku.”

Roma 11:3 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Roma 11:3?

Paulus mengutip keluhan Elia kepada Allah: para nabi dibunuh, mezbah dihancurkan, dan hanya dia yang tersisa, bahkan nyawanya terancam. Ini menggambarkan penderitaan dan kesendirian Elia dalam mempertahankan iman.

Latar belakang

Hitungan yang keliru

Elia mengira musuh sudah menang total: nabi-nabi dibunuh, altar dirobohkan, dan ia merasa tinggal sendiri. Paulus mengangkat ini karena jemaat pun bisa terjebak pikiran yang sama. Perasaan sendirian sering bukan kenyataan.

Di mana

Gunung Horeb

Lokasi asli keluhan Elia di gua

Kapan

~860 SM

Zaman para nabi (dikutip Paulus)

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Lari dari Izebel
Jawaban Allah
Kamu di sini
E

Yang berbicara

Elia

Nabi yang dikutip Paulus, lelah dan ketakutan

J

Kepada

Jemaat di Roma

Orang percaya yang kadang merasa kalah jumlah

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

ἀπέκτειναν

apekteinan · killed

membunuh, menghabisi

θυσιαστήρια

thysiastēria · altars

mazbah, tempat kurban

ζητοῦσιν

zētousin · seek

memburu, mencari untuk membinasakan

Elia melihat para nabi dibunuh (apekteinan), mazbah (thysiastēria) runtuh, dan nyawanya diburu (zētousin) — gambaran kekalahan total di matanya.

Tahukah kamu

Setelah kemenangan besar

Keluhan ini muncul justru tepat setelah Elia menang dramatis melawan 450 nabi Baal. Bahkan kemenangan rohani besar tidak menjamin kita kebal rasa putus asa.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Roma 11:3

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Roma 11:3

✕  Sering dikira

"Elia berbohong soal keadaannya."

✓  Yang sebenarnya

Ia jujur, tapi persepsinya kurang lengkap dibanding kenyataan Allah.

✕  Sering dikira

"Orang setia tidak akan pernah putus asa."

✓  Yang sebenarnya

Nabi terhebat sekalipun bisa hancur dan ingin menyerah.

Renungan

Renungan Singkat Roma 11:3

Jujurlah kepada Allah tentang perasaan kita, termasuk saat kita merasa sendirian dan terancam. Allah tidak marah dengan kejujuran kita; Dia justru mendengar dan merespons. Terkadang kita perlu mengungkapkan ketakutan kita kepada Allah sebelum bisa mendengar jawaban-Nya.

Ya Tuhan, aku datang dengan segala kelelahanku. Engkau tahu perasaanku, tolong aku untuk tetap percaya bahwa Engkau bersamaku, amin.