Keluhan Elia yang berulang
1 Raja-raja 19:14
Elia Merasa Sendirian
“Dia menjawab, “Aku sungguh-sungguh bertekun bagi TUHAN, Allah semesta alam karena keturunan Israel telah meninggalkan perjanjian-Mu. Mereka telah meruntuhkan mazbah-mazbah-Mu dan membunuh nabi-nabi-Mu dengan pedang. Hanya aku yang masih hidup, dan mereka berniat mencabut nyawaku.””1 Raja-raja 19:14 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Jawabnya: "Aku bekerja segiat- giatnya bagi TUHAN, Allah semesta alam, karena orang Israel meninggalkan perjanjian-Mu, meruntuhkan mezbah- mezbah-Mu dan membunuh nabi-nabi- Mu dengan pedang; hanya aku seorang dirilah yang masih hidup, dan mereka ingin mencabut nyawaku."”1 Raja-raja 19:14 · TB
Terjemahan Baru
“Elia menjawabnya, "Ya TUHAN, Allah Yang Mahakuasa, saya selalu bekerja hanya untuk Engkau sendiri. Tetapi umat Israel melanggar perjanjian mereka dengan Engkau. Mereka membongkar mezbah-mezbah-Mu dan membunuh nabi-nabi-Mu. Hanya saya sendirilah yang tinggal, dan sekarang mereka mau membunuh saya!"”1 Raja-raja 19:14 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Jawab Elia, “Aku bekerja dengan sangat giat demi Engkau, ya TUHAN Panglima Semesta. Tetapi umat Israel sudah melanggar perjanjian dengan Engkau. Mereka merobohkan mezbah-mezbah-Mu dan membunuh para nabi-Mu. Tinggal aku sendiri yang masih hidup, dan sekarang mereka mau membunuhku.””1 Raja-raja 19:14 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And he said, I have been very jealous for the LORD God of hosts: because the children of Israel have forsaken thy covenant, thrown down thine altars, and slain thy prophets with the sword; and I, even I only, am left; and they seek my life, to take it away.”1 Raja-raja 19:14 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti 1 Raja-raja 19:14?
Elia mengulangi keluhannya yang sama: ia merasa sendirian, setia, tetapi dikejar-kejar. Ini menunjukkan rasa frustasi dan keputusasaannya. Tuhan mendengar keluhan itu, tetapi tidak langsung menjawab; Ia tahu ada rencana yang lebih besar. Ayat ini mengajarkan bahwa Tuhan tidak menghakimi perasaan kita, tapi mengajak kita melihat gambaran yang lebih luas.
Latar belakang
Elia mengulangi keluhannya
Elia menjawab Tuhan dengan kata-kata yang sama seperti sebelumnya: ia telah bertekun bagi Tuhan, tetapi Israel meninggalkan perjanjian, meruntuhkan mezbah, membunuh nabi-nabi, dan hanya dia yang tersisa. Ia merasa usahanya sia-sia dan nyawanya terancam.
Di mana
Gunung Horeb
Di pintu gua setelah suara lembut
Kapan
~860 SM
Kerajaan Terpecah
Yang berbicara
Elia
Nabi Tuhan, ~40 tahun, ketakutan tapi setia
Kepada
Tuhan
Allah Israel, yang berfirman dalam bisikan lembut
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
קַנֹּא
qanno · bertekun
cemburu atau bergairah untuk membela nama Tuhan
עָזְבוּ
azvu · meninggalkan
meninggalkan, membuang, atau melanggar perjanjian
בְּרִיתֶךָ
beritekha · perjanjian-Mu
ikatan perjanjian antara Tuhan dan umat-Nya
Kata 'bertekun' menunjukkan semangat yang membara, tetapi keluhan Elia juga mengungkapkan perasaan putus asa. Ia melihat dirinya sendirian, padahal Tuhan punya rencana yang lebih besar.
Tahukah kamu
Ungkapan 'Allah semesta alam'
Frasa 'TUHAN, Allah semesta alam' (YHWH Elohim Sabaoth) menekankan kekuasaan Tuhan atas segala pasukan surgawi, sering dipakai dalam konteks peperangan rohani.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan 1 Raja-raja 19:14
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang 1 Raja-raja 19:14
✕ Sering dikira
Elia benar-benar sendirian sebagai nabi Tuhan.
✓ Yang sebenarnya
Tuhan nanti mengungkapkan ada 7.000 orang yang setia, jadi Elia tidak sendirian.
✕ Sering dikira
Keluhan Elia menunjukkan imannya lemah.
✓ Yang sebenarnya
Seperti banyak tokoh Alkitab, Elia jujur tentang keputusasaannya, tetapi imannya tetap pada Tuhan, bukan pada keadaan.
Renungan
Renungan Singkat 1 Raja-raja 19:14
Jangan takut mengungkapkan kekecewaanmu kepada Tuhan. Dia mampu menampung segala keluhan kita. Namun, jangan biarkan perasaan sendirian menguasai; carilah perspektif Tuhan atas situasimu.
Ya Tuhan, terima kasih Engkau mau mendengar keluh kesahku. Tolong aku melihat rencana-Mu yang lebih besar di balik pergumulanku. Amin.