Meninggalkan tatanan yang dirancang

Roma 1:27

Akibat dari hawa nafsu yang menyala

Begitu juga dengan laki-laki, mereka meninggalkan persetubuhan yang wajar dengan perempuan, sebaliknya hawa nafsu mereka menyala-nyala terhadap sesamanya; laki-laki melakukan perbuatan-perbuatan yang memalukan dengan laki-laki; dan menerima dalam diri mereka hukuman atas kesesatan mereka.

Roma 1:27 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Roma 1:27?

Ayat ini melukiskan lebih lanjut perilaku homoseksual laki-laki sebagai akibat dari kesesatan mereka. Mereka meninggalkan hubungan yang wajar dengan perempuan dan terbakar nafsu terhadap sesama jenis, sehingga menerima hukuman yang setimpal dalam diri mereka sendiri.

Latar belakang

Akibat yang menempel

Paulus melanjutkan gambarannya tentang manusia yang meninggalkan tatanan ciptaan. Ia menekankan ada konsekuensi: mereka menerima 'hukuman atas kesesatan mereka' dalam diri sendiri. Dosa membawa akibat yang melekat, bukan hanya hukuman dari luar.

Di mana

Korintus

Melanjutkan gambaran kemerosotan

Kapan

~57 M

Perjalanan misi ketiga

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Menukar yang wajar
Pikiran yang bobrok
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Paulus

Rasul yang menjelaskan buah penolakan Allah

S

Kepada

Seluruh umat manusia

Yang menanggung akibat pilihannya

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

ἀφέντες

aphentes · abandoned

meninggalkan, melepaskan

ἀντιμισθίαν

antimisthian · due penalty

balasan yang setimpal

πλάνης

planēs · error

kesesatan, penyimpangan

Mereka yang meninggalkan (aphentes) tatanan menerima balasan setimpal (antimisthian) atas kesesatan (planēs) mereka — akibat yang melekat di dalam.

Tahukah kamu

Hukuman dari dalam

Paulus tidak bicara hukuman dari luar saja. Ia bilang akibatnya 'dalam diri mereka' — konsekuensi yang sudah terbangun ke dalam pilihan itu sendiri.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Roma 1:27

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Roma 1:27

✕  Sering dikira

"Dosa hanya dihukum nanti, tak ada akibat sekarang."

✓  Yang sebenarnya

Paulus bilang akibatnya sudah melekat di dalam diri mereka.

✕  Sering dikira

"Paulus berbicara dengan kebencian pada orang."

✓  Yang sebenarnya

Ia mendiagnosis kondisi manusia, menuju kabar baik di pasal berikutnya.

Renungan

Renungan Singkat Roma 1:27

Kita dipanggil untuk mengasihi semua orang tanpa menghakimi, tetapi juga untuk berpegang pada kebenaran Allah. Marilah kita mendekati mereka yang hidup dalam dosa dengan kasih, sambil tetap menjaga kemurnian kita sendiri.

Tuhan, tolong kami untuk mengasihi sesama seperti Engkau mengasihi, tetapi juga berani menyatakan kebenaran-Mu dengan rendah hati. Amin.