Tahap berikut dari kemerosotan
Roma 1:26
Konsekuensi menukar Allah
“Karena itu, Allah menyerahkan mereka kepada hawa nafsu yang hina, sebab perempuan-perempuan mereka menukar hubungan yang wajar dengan hubungan yang tidak wajar.”Roma 1:26 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Karena itu Allah menyerahkan mereka kepada hawa nafsu yang memalukan, sebab isteri-isteri mereka menggantikan persetubuhan yang wajar dengan yang tak wajar.”Roma 1:26 · TB
Terjemahan Baru
“Karena manusia berbuat yang demikian, maka Allah membiarkan mereka menuruti nafsu mereka yang hina. Wanita-wanita mereka tidak lagi tertarik kepada laki-laki seperti yang lazimnya pada manusia, melainkan tertarik kepada sesama wanita.”Roma 1:26 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Nah, karena manusia bersikap seperti itu, maka Allah membiarkan mereka diperbudak oleh keinginan-keinginan mereka yang memalukan. Contohnya, ada perempuan-perempuan yang bersetubuh dengan sesama perempuan, padahal perbuatan itu tidak wajar dan seharusnya tidak boleh dilakukan.”Roma 1:26 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“For this cause God gave them up unto vile affections: for even their women did change the natural use into that which is against nature:”Roma 1:26 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Roma 1:26?
Paulus menggambarkan konsekuensi dari penolakan manusia terhadap Allah: Allah menyerahkan mereka pada hawa nafsu yang hina. Ini termasuk perilaku homoseksual yang dianggap tidak wajar, yang merupakan bagian dari daftar dosa akibat pemberontakan manusia.
Latar belakang
Pola tukar yang berlanjut
Untuk kedua kalinya Paulus berkata Allah menyerahkan mereka. Pola 'menukar' yang sama berlanjut, kini ke ranah hubungan. Seperti mereka menukar Pencipta dengan ciptaan, mereka juga menukar yang wajar dengan yang tidak wajar.
Di mana
Korintus
Melanjutkan uraian kemerosotan
Kapan
~57 M
Perjalanan misi ketiga
Yang berbicara
Paulus
Rasul yang melanjutkan diagnosis dosa
Kepada
Seluruh umat manusia
Yang menukar yang wajar dengan yang tidak
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
παρέδωκεν
paredōken · gave over
menyerahkan, melepaskan
πάθη
pathē · passions
hawa nafsu, dorongan kuat
φυσικὴν
physikēn · natural
alami, sesuai tatanan
Allah menyerahkan (paredōken) manusia kepada hawa nafsu (pathē) yang menukar yang alami (physikēn) — kelanjutan dari pertukaran sebelumnya.
Tahukah kamu
Bahasa pertukaran yang konsisten
Paulus memakai kata 'menukar' yang sama seperti di ayat 23 dan 25. Ia ingin pembaca melihat satu benang merah: tukar Allah, tukar kebenaran, lalu tukar tatanan.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Roma 1:26
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Roma 1:26
✕ Sering dikira
"Ayat ini berdiri sendiri tanpa konteks."
✓ Yang sebenarnya
Ia lanjutan dari pola 'menukar' dan 'diserahkan' sejak ayat 23.
✕ Sering dikira
"Kemerosotan ini soal satu kelompok tertentu saja."
✓ Yang sebenarnya
Paulus sedang menggambarkan kondisi umat manusia secara umum.
Renungan
Renungan Singkat Roma 1:26
Ayat ini mengingatkan kita bahwa dosa bukan hanya melanggar aturan, tetapi juga merusak tatanan yang Allah ciptakan. Marilah kita hidup dalam kekudusan dan menghormati Allah melalui tubuh kita.
Ya Bapa, berikanlah kami hati yang murni dan keinginan untuk hidup sesuai dengan kehendak-Mu, jauh dari hawa nafsu yang hina. Amin.