Kekerasan di Sion
Ratapan 5:11
Ratapan di Tengah Puing
PerikopDoa untuk Pemulihan · Ratapan 5:1-22 →“Mereka memerkosa perempuan-perempuan di Sion, gadis-gadis di kota-kota Yehuda.”Ratapan 5:11 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Mereka memperkosa wanita-wanita di Sion dan gadis-gadis di kota-kota Yehuda.”Ratapan 5:11 · TB
Terjemahan Baru
“Wanita-wanita di Sion diperkosa, gadis-gadis dinodai di desa-desa Yehuda.”Ratapan 5:11 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“They ravished the women in Zion, and the maids in the cities of Judah.”Ratapan 5:11 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Ratapan 5:11?
Ini mengakui kekejaman perang dan penjajahan: wanita dan gadis diperkosa. Ini adalah dosa yang dilakukan musuh, tetapi juga merupakan aib yang harus ditanggung umat. Ayat ini menunjukkan betapa dalamnya penderitaan dan ketidakadilan yang mereka alami.
Latar belakang
Kekerasan Terhadap Perempuan
Ayat ini mengungkapkan kekejaman perang: para perempuan dan gadis diperkosa. Ini adalah dosa yang memalukan yang terjadi di Sion, pusat iman Israel.
Di mana
Yerusalem
Di jalan-jalan Yerusalem yang hancur
Kapan
~586 SM
Pembuangan Babel
Yang berbicara
Penyair Ratapan
Saksi yang melaporkan kekejaman yang terjadi di kota suci.
Kepada
TUHAN
Allah yang dihadapkan pada penderitaan umat-Nya.
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
עָנָה
anah · memerkosa
merendahkan atau menindas, sering merujuk pada kekerasan seksual.
אִשָּׁה
ishah · perempuan
perempuan, istri; di sini melambangkan kerentanan.
צִיּוֹן
Tsiyyon · Sion
nama lain Yerusalem, tempat kediaman Allah.
Kata 'anah' berarti mempermalukan; kekerasan seksual di Sion adalah puncak penghinaan, menunjukkan kehancuran total komunitas.
Tahukah kamu
Aib di Kota Suci
Dalam budaya Timur Tengah kuno, memerkosa perempuan adalah cara untuk mempermalukan dan menghancurkan martabat lawan. Ini juga merupakan pelanggaran berat terhadap hukum Allah (Ulangan 22).
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Ratapan 5:11
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Ratapan 5:11
✕ Sering dikira
Menganggap ayat ini hanya metafora, bukan peristiwa nyata.
✓ Yang sebenarnya
Ini adalah catatan nyata kekejaman sebagai akibat dosa bangsa.
✕ Sering dikira
Menyalahkan korban dengan berkata 'mereka pantas menerimanya'.
✓ Yang sebenarnya
Teks menunjukkan kesedihan, bukan pembenaran atas kekerasan.
Renungan
Renungan Singkat Ratapan 5:11
Kita hidup di dunia yang masih penuh kekerasan dan pelecehan. Doa kita harus mencakup korban kekerasan, dan kita dipanggil untuk menjadi agen yang melindungi dan membela mereka.
Ya Allah, selamatkan dan pulihkanlah para korban kekerasan; tolonglah kami untuk berdiri bersama mereka. Amin.