Pertemuan di ladang, gadis bertunangan
Ulangan 22:25
Hukum tentang kesucian dan kasih
PerikopDosa Seksual · Ulangan 22:22-30 →“Namun, jika seorang laki-laki menemui gadis yang telah bertunangan di ladang dan memaksanya untuk tidur dengannya maka hanya laki-laki itu yang harus mati.”Ulangan 22:25 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Tetapi jikalau di padang laki-laki itu bertemu dengan gadis yang telah bertunangan itu, memaksa gadis itu tidur dengan dia, maka hanyalah laki-laki yang tidur dengan gadis itu yang harus mati,”Ulangan 22:25 · TB
Terjemahan Baru
“Tetapi lain halnya kalau di ladang seorang laki-laki memperkosa seorang gadis yang sudah bertunangan dengan orang lain. Dalam hal itu hanya yang laki-laki harus dihukum mati.”Ulangan 22:25 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
““Namun, jika seorang laki-laki memperkosa perempuan yang sudah bertunangan dengan orang lain dan peristiwanya terjadi di tempat sepi di luar kota, maka hanya laki-laki itu yang harus dihukum mati.”Ulangan 22:25 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“But if a man find a betrothed damsel in the field, and the man force her, and lie with her: then the man only that lay with her shall die:”Ulangan 22:25 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Ulangan 22:25?
Jika seorang gadis yang sudah bertunangan diperkosa di ladang, hanya laki-lakinya yang dihukum mati. Gadis itu tidak bersalah karena tidak ada yang mendengar teriakannya, dan tidak ada yang menolongnya.
Latar belakang
Perkosaan di ladang, beda nasib
Hukum ini membedakan antara pemerkosaan di kota dan di ladang. Di ladang, tidak ada saksi atau penolong, jadi gadis itu dianggap tidak bersalah karena berteriak pun tidak ada yang mendengar.
Di mana
Dataran Moab
Di tepi Sungai Yordan, di depan perkemahan Israel
Kapan
~1400 SM
Musa sebelum masuk ke tanah perjanjian
Yang berbicara
Musa
Pemimpin Israel, ~120 tahun, gembira dan serius
Kepada
Israel di Moab
Generasi yang siap masuk Kanaan, ~40 tahun
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
וְחָזַק
wekhazaq · memaksanya
memegang erat, menguasai, memaksa
שָׁכַב
shakhav · tidur
berbaring, biasanya untuk hubungan intim
אָרַשׂ
aras · bertunangan
dipinang, memiliki status pernikahan yang sah
Kata 'memaksanya' menunjukkan kekerasan, 'tidur' merujuk pada hubungan intim, dan 'bertunangan' menunjukkan status hukum yang serius. Ketiganya menyoroti bahwa ini adalah kejahatan yang melanggar hak dan perlindungan seorang perempuan yang sudah terikat janji nikah.
Tahukah kamu
Ladang yang sepi
Dalam budaya Israel kuno, ladang dianggap tempat yang tidak aman secara sosial, karena jauh dari keramaian, sehingga perempuan yang dipaksa di sana tidak bisa berharap bantuan.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Ulangan 22:25
Ulangan 22:26
Menjelaskan ayat ini
“Janganlah lakukan apa pun kepada gadis itu karena gadis itu tidak melakukan dosa yang setimpal dengan hukuman mati.”
Ulangan 22:27
Alasan pembebasan
“Ketika orang itu menemui gadis itu di ladang dan menyerangnya, gadis yang telah bertunangan itu berteriak minta tolong, tetapi tidak ada orang yang menolongnya.”
Keluaran 22:16-17
Kasus serupa
“Apabila seorang laki-laki membujuk seorang gadis yang belum bertunangan sehingga dia tidur dengannya, dia harus mengambilnya menjadi istrinya dan membayar mas kawin.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Ulangan 22:25
✕ Sering dikira
Menganggap gadis itu pernah 'setuju' karena tidak ada perlawanan fisik.
✓ Yang sebenarnya
Konteks 'memaksanya' menunjukkan paksaan, dan Allah membedakan dari kasus di kota; di ladang dia dianggap tidak bersalah karena tidak ada yang mendengar teriakannya.
✕ Sering dikira
Berpikir hukum ini hanya melindungi laki-laki, karena menghukum pemerkosa.
✓ Yang sebenarnya
Hukum ini justru melindungi perempuan dengan menuntut pertanggungjawaban laki-laki, bahkan di tengah budaya patriarki.
Renungan
Renungan Singkat Ulangan 22:25
Saat menghadapi situasi di mana korban tidak bisa bersuara atau tidak ada yang menolong, kita harus memihak pada yang lemah dan mencari keadilan tanpa menyalahkan korban. Belajar untuk mendengarkan dan mempercayai cerita mereka.
Tuhan, tolong kami untuk membela mereka yang tidak bersuara dan tidak berdaya. Amin.