Diburu sampai ujung jalan

Ratapan 4:18

Akhir yang Tak Terelakkan

Mereka memburu langkah-langkah kami sehingga kami tidak dapat berjalan di jalan-jalan kami. Akhir hidup kami sudah dekat. Hari-hari kami sudah habis karena kesudahan kami sudah datang.

Ratapan 4:18 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Ratapan 4:18?

Musuh memburu langkah-langkah mereka sehingga tidak bisa berjalan di jalan-jalan. Akhir hidup mereka sudah dekat, hari-hari mereka habis, dan kesudahan mereka tiba. Ini menunjukkan betapa terdesaknya mereka, tanpa ada jalan keluar.

Latar belakang

Kejaran tanpa ampun

Musuh begitu cepat sehingga penduduk tidak bisa berjalan di jalan-jalan mereka sendiri dengan aman. Mereka tahu akhir hidup mereka sudah dekat; hari-hari mereka sudah genap, dan kesudahan yang mengerikan telah tiba.

Di mana

Yerusalem

Di jalan-jalan kota yang hancur, saat bahaya mengintai

Kapan

~586 SM

Penghukuman dan Kejatuhan Yehuda

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Hari-hari terakhir pengepungan
Kota jatuh dan dibakar
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Penulis Ratapan (mungkin Yeremia)

Saksi mata yang ikut merasakan kejaran musuh

P

Kepada

Pembaca atau umat yang tersisa

Mereka yang selamat dari pengepungan

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

צָד

tsud · memburu

berburu, mengejar seperti binatang buruan

עָקֵב

aqev · langkah-langkah

jejak kaki, tumit, atau langkah

קֵץ

qets · kesudahan

akhir, batas waktu

Mereka 'diburu' seperti binatang buruan, setiap 'jejak' diketahui, dan 'akhir' sudah pasti. Ini menggambarkan hidup yang terpojok tanpa harapan, sebagai akibat dosa.

Tahukah kamu

'Elang' yang dimaksud?

Dalam bahasa Ibrani, 'nesher' bisa berarti elang atau burung nasar. Keduanya dikenal karena kecepatan terbangnya yang luar biasa, menjadi gambaran betapa cepatnya musuh.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Ratapan 4:18

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Ratapan 4:18

✕  Sering dikira

Ayat ini hanya tentang kematian fisik yang tak terhindarkan.

✓  Yang sebenarnya

Ini juga simbol kematian rohani dan kehancuran hubungan dengan Allah akibat dosa.

✕  Sering dikira

Orang percaya bisa mengalami hal yang sama tanpa sebab.

✓  Yang sebenarnya

Konteks menunjukkan ini adalah akibat dosa nasional, bukan kondisi umum semua orang.

Renungan

Renungan Singkat Ratapan 4:18

Ada kalanya kita merasa terjepit dan tidak ada jalan keluar. Dalam situasi seperti itu, kita perlu mengingat bahwa Tuhan adalah jalan keluar. Jangan putus asa, tetapi serahkan hidup kita kepada-Nya.

Tuhan, saat kami terdesak dan tidak berdaya, tolonglah kami dan beri kami harapan di dalam Engkau. Amin.