Terusir dan tercela
Ratapan 4:15
Para pemimpin diusir dari perkumpulan
PerikopHukuman bagi Sion · Ratapan 4:1-22 →““Pergi! Najis!” teriak orang-orang kepada mereka. “Pergi, pergi, jangan menyentuh!” Maka dari itu, mereka lari dan mengembara. Orang-orang berkata di antara bangsa-bangsa, “Mereka tidak boleh lagi tinggal di sini.””Ratapan 4:15 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“"Singkir! Najis!", kata orang kepada mereka, "Singkir! Singkir! Jangan sentuh!"; lalu mereka lari dan mengembara, maka berkatalah bangsa-bangsa: "Mereka tak boleh tinggal lebih lama di sini."”Ratapan 4:15 · TB
Terjemahan Baru
“Orang berkata, "Pergi dari sini! Kamu najis, jangan menjamah kami!" Maka pergilah mereka dan mengembara dari bangsa ke bangsa, tapi tidak diizinkan menetap oleh siapa pun juga.”Ratapan 4:15 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“They cried unto them, Depart ye; it is unclean; depart, depart, touch not: when they fled away and wandered, they said among the heathen, They shall no more sojourn there.”Ratapan 4:15 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Ratapan 4:15?
Orang-orang berteriak kepada para pemimpin yang najis itu, 'Pergi! Najis!' Mereka ditolak dan diusir, tidak diterima di mana pun. Ini menunjukkan penolakan total terhadap mereka yang telah menumpahkan darah orang benar, bahkan oleh bangsa-bangsa lain yang seharusnya tidak peduli.
Latar belakang
Para pemimpin diusir dan tidak diterima
Orang-orang meneriaki para pemimpin najis itu, 'Pergi! Najis!' Mereka dilarang tinggal dan mengembara tanpa tempat. Bangsa-bangsa lain pun berkata mereka tidak boleh lagi berdiam di antara mereka—mereka menjadi orang buangan dari mana-mana.
Di mana
Yerusalem
Jalan-jalan kota yang hancur
Kapan
~586 SM
Pembuangan Babel
Yang berbicara
Penulis Ratapan (Yeremia?)
Saksi mata kehancuran Yerusalem, berduka
Kepada
Bangsa Yehuda
Orang-orang yang selamat dari pembuangan
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
טָמֵא
tame · Najis
secara ritual tidak bersih, haram
סוּרוּ
suru · pergi
menyingkir, menjauh dari jalan
גּוּרוּ
guru · tinggal
menetap, berdiam sebagai penduduk
Kata 'najis' (tame) menunjukkan status religius, sementara 'pergi' dan 'tinggal' berbicara tentang penolakan sosial. Para pemimpin rohani yang najis tidak diterima di mana pun, baik oleh bangsanya maupun bangsa lain.
Tahukah kamu
Mengapa 'Najis!'?
Dalam tradisi Yahudi, seruan 'Najis!' biasanya untuk memperingatkan orang lain agar menjauh dari orang yang terkena penyakit kulit (Imamat 13). Di sini, seruan itu dipakai untuk para pemimpin yang najis karena dosa.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Ratapan 4:15
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Ratapan 4:15
✕ Sering dikira
Mengira 'najis' di sini berarti kotor secara fisik.
✓ Yang sebenarnya
Itu najis ritual dan moral, yang membuat mereka tidak layak berada di komunitas.
✕ Sering dikira
Menganggap bangsa-bangsa lain benar menolak mereka.
✓ Yang sebenarnya
Penolakan itu adalah akibat dari hukuman Allah, bukan pembenaran atas sikap bangsa lain.
Renungan
Renungan Singkat Ratapan 4:15
Ketika kita hidup dalam dosa, kita bisa ditolak oleh lingkungan sekitar. Penting untuk menjaga reputasi dan integritas, karena sekali kepercayaan hilang, sulit untuk kembali.
Tuhan, jagalah kami dari perbuatan yang membuat kami ditolak orang, dan beri kami hati yang rendah hati untuk bertobat. Amin.