Memanggil dari Dasar Lubang

Ratapan 3:55

Ratapan di Tengah Pengharapan

Aku memanggil nama-Mu, ya TUHAN, dari dasar lubang.

Ratapan 3:55 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Ratapan 3:55?

Ratapan 3:55 mengungkapkan pergumulan penulis yang memanggil TUHAN dari tempat yang sangat dalam, mungkin lubang atau sumur, metafora kesusahan yang ekstrem. Ini menunjukkan bahwa dalam keputusasaan yang paling dalam, seseorang masih dapat berseru kepada TUHAN, dan itu adalah tindakan iman yang penting.

Latar belakang

Doa dari Dasar Keputusasaan

Penulis berada di titik terendah, secara harfiah di dasar lubang, tetapi ia memilih untuk memanggil nama TUHAN. Ini adalah momen penting dalam pasal yang penuh ratapan ini, di mana ia beralih dari kepahitan murni menuju harapan yang berakar pada doa.

Di mana

Yerusalem

Dalam kegelapan, di dasar lubang (simbolis)

Kapan

~586 SM

Kejatuhan Yerusalem

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Kota Yerusalem dihancurkan
Pembuangan ke Babel
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Penulis Ratapan

Penyair yang berduka, mungkin Yeremia, ~50 tahun

T

Kepada

TUHAN

Allah Israel, yang diyakini mendengar doa

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

קָרָא

qara · memanggil

memanggil, berseru dengan nyaring

שֵׁם

shem · nama-Mu

nama, reputasi, karakter

בּוֹר

bor · dasar lubang

lubang, sumur, pit

Kata 'qara' menunjukkan panggilan yang intens dan personal, bukan sekadar doa formal. Memanggil 'nama' TUHAN berarti mengingat karakter-Nya yang setia, bahkan di tempat yang paling dalam.

Tahukah kamu

Lubang sebagai Penjara

Dalam dunia kuno, 'lubang' sering kali adalah sumur atau cistern kering yang digunakan sebagai penjara. Nabi Yeremia sendiri pernah dicampakkan ke dalam sumur (Yeremia 38:6).

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Ratapan 3:55

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Ratapan 3:55

✕  Sering dikira

Ayat ini menunjukkan bahwa TUHAN tidak peduli kecuali kita berteriak dengan cara tertentu.

✓  Yang sebenarnya

Justru ini menunjukkan bahwa seseorang yang putus asa dapat memanggil TUHAN secara langsung, dan Dia mendengar.

✕  Sering dikira

'Dasar lubang' hanya metafora untuk kesulitan emosional, bukan tempat nyata.

✓  Yang sebenarnya

Meski simbolis, ini merujuk pada pengalaman nyata penjara atau sumur yang umum saat itu.

Renungan

Renungan Singkat Ratapan 3:55

Saat kamu merasa terjebak dalam masalah yang dalam, jangan berhenti berseru kepada Tuhan. Dia mendengar teriakanmu dari dasar lubang apa pun, dan panggilanmu tidak pernah sia-sia.

Tuhan, saat aku berada di dasar lubang, aku tetap memanggil nama-Mu; dengar teriakanku dan tarik aku keluar. Amin.