Kemarahan Tuhan yang Menyelubungi
Ratapan 3:43
Harapan di Tengah Keputusasaan
“Engkau menyelubungi diri-Mu sendiri dengan kemarahan, dan mengejar kami serta membunuh tanpa belas kasihan.”Ratapan 3:43 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Engkau menyelubungi diri-Mu dengan murka, mengejar kami dan membunuh kami tanpa belas kasihan.”Ratapan 3:43 · TB
Terjemahan Baru
“Kami Kaukejar dan Kaubunuh, belas kasihan-Mu tersembunyi dalam amarah-Mu.”Ratapan 3:43 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Thou hast covered with anger, and persecuted us: thou hast slain, thou hast not pitied.”Ratapan 3:43 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Ratapan 3:43?
Ayat ini menggambarkan perasaan ditinggalkan dan dihukum oleh Tuhan. Penulis merasa Tuhan menutupi diri-Nya dengan murka, mengejar dan membinasakan tanpa belas kasihan. Ini adalah ekspresi keputusasaan yang jujur di hadapan penderitaan yang luar biasa, mengakui murka Tuhan sebagai penyebabnya.
Latar belakang
Dosa dan Murka
Penyair mengakui bahwa bangsa Israel telah memberontak terhadap Tuhan, dan Tuhan menyembunyikan diri-Nya karena murka. Akibatnya, mereka dikejar dan dibunuh tanpa belas kasihan, seperti yang terjadi saat pengepungan Babel.
Di mana
Yerusalem
Di reruntuhan kota, di antara puing-puing Bait Suci
Kapan
~586 SM
Pembuangan Babel
Yang berbicara
Penyair Ratapan
Penyintas kehancuran Yerusalem, ~30 tahun
Kepada
TUHAN
Allah Israel, yang diajak bicara langsung
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
סָכַכְתָּ
sakhakhta · menyelubungi
menutupi atau melindungi, di sini berarti menyembunyikan diri
אַף
af · kemarahan
hidung atau wajah, sering melambangkan murka yang membara
הָרַג
harag · membunuh
membunuh secara violent atau tanpa belas kasihan
Ketiga kata ini menunjukkan bahwa murka Tuhan bukanlah ledakan emosi yang tidak terkendali, melainkan respons yang disengaja terhadap dosa yang terus-menerus. Namun, dalam kitab ini, bahkan murka Tuhan memiliki batas, karena kasih setia-Nya tidak berkesudahan.
Tahukah kamu
Tradisi Yahudi
Dalam tradisi Yahudi, Kitab Ratapan dibaca setiap tahun pada tanggal 9 Av untuk memperingati kehancuran Bait Suci, dan ayat ini sering direnungkan sebagai pengakuan dosa.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Ratapan 3:43
Yesaya 59:2
Dosa menyembunyikan wajah
“tetapi yang memisahkan kamu dari Allahmu ialah segala kesalahanmu, dan yang menyembunyikan wajah-Nya dari padamu, sehingga Ia tidak mendengarkan, ialah segala dosamu.”
Ulangan 31:17
Murka dan penyembunyian
“Pada waktu itu murka-Ku akan bernyala-nyala terhadap mereka, Aku akan meninggalkan mereka dan menyembunyikan wajah-Ku terhadap mereka, sehingga mereka menjadi makanan api dan banyak kali ditimpa malapetaka.”
Yesaya 64:7
Wajah tersembunyi
“Tidak ada yang memanggil nama-Mu, atau yang bangkit untuk memegang kepada-Mu; sebab Engkau menyembunyikan wajah-Mu terhadap kami, dan menyerahkan kami ke dalam kuasa kesalahan kami.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Ratapan 3:43
✕ Sering dikira
Menganggap Tuhan tidak mau mengampuni sama sekali
✓ Yang sebenarnya
Tuhan menahan pengampunan sementara karena dosa yang serius, tetapi masih ada harapan seperti ayat 22-23
✕ Sering dikira
Mengira Tuhan senang menghukum
✓ Yang sebenarnya
Ayat 33 menjelaskan Tuhan tidak menindas dengan senang hati; murka-Nya adalah konsekuensi dari dosa
Renungan
Renungan Singkat Ratapan 3:43
Ketika kita merasa dihukum atau ditinggalkan Tuhan, kita bisa jujur mengungkapkan perasaan itu kepada-Nya. Tuhan sanggup menanggung kejujuran kita dan tetap mengasihi kita. Jangan menekan perasaan, tetapi bawa ke dalam doa.
Tuhan, saat aku merasa tertutup oleh murka-Mu, tolong aku tetap percaya bahwa kasih-Mu tak berkesudahan. Amin.