Mengesampingkan Hak di Hadapan Allah

Ratapan 3:35

Harapan di Tengah Penderitaan

mengesampingkan hak orang di hadapan Yang Mahatinggi,

Ratapan 3:35 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Ratapan 3:35?

Ayat ini menekankan bahwa merampas hak orang di hadapan Yang Mahatinggi adalah suatu kejahatan di mata Tuhan. Ini bisa merujuk pada penolakan keadilan di pengadilan atau perlakuan tidak adil terhadap sesama. Tuhan sangat membenci ketidakadilan, terutama yang melibatkan-Nya.

Latar belakang

Ketidakadilan di Pengadilan

Ayat ini berbicara tentang orang yang mengesampingkan hak orang lain di hadapan Yang Mahatinggi, yaitu dalam proses pengadilan. Ini adalah tindakan korupsi dan penyalahgunaan kekuasaan, yang Tuhan tidak setujui.

Di mana

Yerusalem

Di tengah reruntuhan kota

Kapan

~586 SM

Pembuangan Babel

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Kehancuran Yerusalem
Pembuangan ke Babel
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Penulis Ratapan

Nabi Yeremia, saksi kehancuran Yerusalem

U

Kepada

Umat Israel

Bangsa yang sedang mengalami pembuangan

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

נָטָה

natah · mengesampingkan

memiringkan, menyimpangkan, memutarbalikkan

מִשְׁפָּט

mishpat · hak

keadilan, hukum, keputusan

עֶלְיוֹן

elyon · Yang Mahatinggi

yang tertinggi, Allah

Kata 'natah' berarti memutarbalikkan keadilan, dan 'mishpat' adalah hak yang seharusnya ditegakkan. Ini menunjukkan bahwa memutarbalikkan keadilan di hadapan Allah adalah dosa besar.

Tahukah kamu

Hakim yang Zalim

Di Israel kuno, pengadilan dilakukan di pintu gerbang kota. Jika seorang hakim menerima suap, hak orang miskin bisa diabaikan, dan Tuhan sangat membenci praktik ini.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Ratapan 3:35

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Ratapan 3:35

✕  Sering dikira

Menganggap ayat ini berarti Tuhan tidak adil karena membiarkan orang mengesampingkan hak.

✓  Yang sebenarnya

Ayat ini justru menegaskan bahwa Tuhan tidak menyetujui ketidakadilan, dan Dia akan bertindak.

✕  Sering dikira

Mengira 'di hadapan Yang Mahatinggi' berarti di dalam gereja atau tempat ibadah.

✓  Yang sebenarnya

Ini merujuk pada pengadilan yang seharusnya mencerminkan keadilan Allah, di mana pun berada.

Renungan

Renungan Singkat Ratapan 3:35

Periksa caramu memperlakukan orang lain, terutama mereka yang tidak berdaya. Apakah kamu pernah membiarkan ketidakadilan? Bertobatlah, dan jadilah agen keadilan dalam lingkunganmu, karena Tuhan sangat peduli dengan hak-hak orang.

Ya Tuhan, ampunilah aku jika aku pernah berkontribusi pada ketidakadilan; jadikan aku pembela hak-hak orang seperti Engkau membelaku. Amin.