Kutukan bagi yang Menindas yang Lemah
Ulangan 27:19
Berkat dan Kutukan di Gunung Ebal
PerikopUmat Harus Setuju terhadap Peraturan Allah · Ulangan 27:9-26 →“‘Terkutuklah orang yang menghalangi hak orang asing, anak yatim, dan para janda!’ Dan, seluruh umat berkata, ‘Amin!’”Ulangan 27:19 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Terkutuklah orang yang memperkosa hak orang asing, anak yatim dan janda. Dan seluruh bangsa itu haruslah berkata: Amin!”Ulangan 27:19 · TB
Terjemahan Baru
“'Terkutuklah orang yang merampas hak orang asing, anak yatim piatu dan janda.' 'Amin!'”Ulangan 27:19 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“‘Terkutuklah orang yang merampas hak pendatang, anak yatim, atau janda.’Dan seluruh umat akan menjawab, ‘Amin.’”Ulangan 27:19 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“Cursed be he that perverteth the judgment of the stranger, fatherless, and widow. And all the people shall say, Amen.”Ulangan 27:19 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Ulangan 27:19?
Ayat ini mengutuk orang yang menghalangi hak orang asing, anak yatim, dan janda. Ini menegaskan bahwa Tuhan sangat memperhatikan kelompok yang rentan dan tidak adil jika hak-hak mereka diabaikan. Kutukan ini menekankan pentingnya keadilan sosial dan perlindungan bagi mereka yang tidak mampu membela diri.
Latar belakang
Melindungi yang Rentan
Musa memerintahkan suku-suku untuk berdiri di dua gunung, dan orang Lewi mengucapkan kutukan atas dosa-dosa tertentu, yang dijawab oleh umat dengan 'Amin'. Ayat ini secara khusus mengutuk mereka yang memperlakukan orang asing, anak yatim, dan janda dengan tidak adil.
Di mana
Gunung Ebal
Lereng Gunung Ebal, dekat Sikhem, di hadapan seluruh umat
Kapan
~1406 SM
Pemulihan dan perjanjian di Moab
Yang berbicara
Orang Lewi
Suku yang ditugaskan melayani di hadapan TUHAN
Kepada
Seluruh umat Israel
Bangsa yang baru saja menyeberangi Sungai Yordan
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
מטה
natah · menghalangi
memutar atau menyimpangkan keadilan
משפט
mishpat · hak
keputusan hukum yang adil
גר
ger · orang asing
pendatang yang tinggal di antara umat
Kata 'mishpat' berarti keadilan yang nyata, bukan sekadar konsep. Menyimpangkan hak orang lemah berarti merusak tatanan keadilan yang Tuhan tetapkan.
Tahukah kamu
Hak Asasi Manusia Kuno
Di zaman kuno, kelompok seperti orang asing, yatim, dan janda sangat rentan karena tidak memiliki pelindung. Tuhan menempatkan perlindungan mereka sebagai prioritas dalam hukum-Nya, menunjukkan keadilan sosial yang sangat maju.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Ulangan 27:19
Kel 22:21
Perintah serupa
“Janganlah engkau menindas orang asing”
Yes 1:17
Panggilan keadilan
“Belajarlah berbuat baik; usahakanlah keadilan”
Yak 1:27
Ibadah sejati
“Mengunjungi yatim dan janda”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Ulangan 27:19
✕ Sering dikira
'Menghalangi hak' hanya berlaku untuk kasus di pengadilan.
✓ Yang sebenarnya
Ini mencakup semua bentuk ketidakadilan, termasuk menahan upah atau memperlakukan mereka dengan tidak hormat.
✕ Sering dikira
Kutukan ini hanya untuk orang Israel, relevan hanya pada zaman itu.
✓ Yang sebenarnya
Prinsip keadilan bagi yang rentan tetap menjadi nilai abadi bagi umat Tuhan.
Renungan
Renungan Singkat Ulangan 27:19
Kita diajak untuk peka terhadap mereka yang terpinggirkan di sekitar kita, seperti pekerja migran, anak-anak kurang mampu, atau janda. Coba luangkan waktu untuk mendukung mereka, mungkin dengan donasi, relawan, atau sekadar membela hak mereka.
Tuhan, mampukan aku untuk menjadi pembela bagi mereka yang lemah dan terpinggirkan, dan jangan biarkan aku menutup mata terhadap kebutuhan mereka. Amin.