Seruan tengah malam di tembok Sion

Ratapan 2:19

Air Mata di Tengah Reruntuhan

Bangunlah, berserulah pada malam hari, pada awal penjagaan malam. Curahkan hatimu seperti air di hadapan Tuhan. Angkatlah tanganmu kepada-Nya demi nyawa anak-anakmu, yang pingsan karena kelaparan di ujung setiap jalan.

Ratapan 2:19 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Ratapan 2:19?

Ayat ini mengajak umat untuk bangun dan berseru kepada Tuhan pada malam hari, mencurahkan isi hati seperti air di hadapan-Nya, dan mengangkat tangan untuk memohon belas kasihan bagi anak-anak yang kelaparan di jalanan. Ini adalah panggilan untuk berdoa dengan sungguh-sungguh dan tidak berhenti.

Latar belakang

Perintah untuk Menangis di Hadapan Tuhan

Penulis mengajak Yerusalem untuk bangun dan berteriak minta tolong kepada Tuhan pada malam hari, seperti seorang penjaga yang berjaga. Mereka harus mencurahkan hati seperti air, dan mengangkat tangan demi anak-anak yang sekarat kelaparan di jalanan.

Di mana

Yerusalem

Malam hari, di tembok kota atau tempat tinggi

Kapan

~586 SM

Kejatuhan Yerusalem

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Bait Allah dihancurkan
Pembuangan ke Babel
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Penulis Ratapan

Nabi yang menyaksikan kehancuran Yerusalem, ~30-40 tahun

P

Kepada

Putri Sion (personifikasi Yerusalem)

Kota yang sedang berkabung, penduduknya menderita

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

קוּמִי

qumi · Bangunlah

Berdirilah atau bangkitlah, sering untuk tindakan tegas.

שִׁפְכִי

shipkhi · curahkan

Menuangkan, seperti air yang dicurahkan dari wadah.

שְׂאִי

se'i · angkatlah

Mengangkat atau membawa ke atas, seperti tangan yang diacungkan.

Ketiga kata kerja ini menunjukkan doa yang aktif: bangun, curahkan, dan angkat. Ini bukan doa pasif, melainkan tindakan yang disengaja dengan melibatkan tubuh dan emosi.

Tahukah kamu

Menangis adalah Doa

Dalam budaya Timur Tengah kuno, menangis dengan nyaring di depan umum adalah ekspresi duka yang lazim, dan mencurahkan hati seperti air berarti doa yang sungguh-sungguh tanpa menahan apa pun.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Ratapan 2:19

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Ratapan 2:19

✕  Sering dikira

Ayat ini hanya untuk orang yang sedang sedih, bukan untuk yang biasa.

✓  Yang sebenarnya

Ini adalah pola doa bagi semua, terutama saat krisis, untuk datang kepada Tuhan dengan jujur.

✕  Sering dikira

Mengangkat tangan berarti memaksa Tuhan untuk menjawab.

✓  Yang sebenarnya

Ini adalah sikap bergantung, bukan memerintah.

Renungan

Renungan Singkat Ratapan 2:19

Ketika masalah terasa berat, kita mungkin tergoda untuk putus asa. Ayat ini mengingatkan kita untuk tetap berdoa, bahkan di saat-saat tergelap, dan membawa seluruh kekhawatiran kita kepada Tuhan. Jangan biarkan kelelahan menghentikan kita dari berseru kepada-Nya.

Tuhan, ajari aku untuk selalu datang kepada-Mu dalam doa, mencurahkan hatiku seperti air, terutama saat aku dan orang-orang yang kukasihi menghadapi kesulitan. Amin.