Jangan Dengar Kata Orang
Pengkhotbah 7:22
Hikmat di Tengah Kontradiksi
PerikopTidak Ada Manusia yang Benar-Benar Baik · Pengkhotbah 7:15-22 →“Sebab, hatimu tahu bahwa kamu juga kerap kali mengutuki orang lain.”Pengkhotbah 7:22 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Karena hatimu tahu bahwa engkau juga telah kerapkali mengutuki orang-orang lain.”Pengkhotbah 7:22 · TB
Terjemahan Baru
“Engkau sendiri pun menyadari bahwa orang lain pernah juga kaukutuki.”Pengkhotbah 7:22 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Ingatlah bahwa kamu juga sering menjelekkan orang lain!”Pengkhotbah 7:22 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“For oftentimes also thine own heart knoweth that thou thyself likewise hast cursed others.”Pengkhotbah 7:22 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Pengkhotbah 7:22?
Ayat ini mengingatkan bahwa kita sendiri sering juga mengutuk atau membicarakan orang lain, jadi kita tidak berhak marah jika orang lain melakukan hal yang sama kepada kita.
Latar belakang
Nasihat tentang Mengelola Omongan Orang
Pengkhotbah menasihati agar tidak terlalu memperhatikan setiap perkataan orang, karena kita sendiri juga sering mengutuk orang lain. Ini adalah bagian dari nasihat praktis tentang bagaimana menghadapi hidup yang penuh ketidakpastian.
Di mana
Yerusalem
Di ruang belajar, saat merenungkan hidup
Kapan
~935 SM
Kerajaan Bersatu Israel
Yang berbicara
Pengkhotbah
Seorang bijak, mungkin Salomo, merenung di usia senja.
Kepada
Pembaca
Orang-orang yang mencari makna di tengah kesia-siaan.
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
דְּבָרִים
devarim · perkataan
Kata-kata atau hal-hal yang diucapkan
לִבְּךָ
libbekha · hatimu
Bagian dalam diri, pusat pikiran dan emosi
קִלֵּל
qillel · mengutuk
Mengucapkan kata-kata buruk terhadap seseorang
Kata 'devarim' juga berarti 'hal-hal'—menunjukkan bahwa kita harus selektif dalam menerima omongan; kesadaran akan kekurangan diri sendiri membuat kita tidak mudah tersinggung.
Tahukah kamu
Mendengar Kutukan Pelayan
Dalam budaya Timur Tengah kuno, pelayan bisa mengutuk majikan tanpa sepengetahuan mereka; nasihat ini mencegah kita dari sakit hati yang tidak perlu.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Pengkhotbah 7:22
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Pengkhotbah 7:22
✕ Sering dikira
Berarti kita tidak boleh menegur orang lain sama sekali.
✓ Yang sebenarnya
Ini tentang mengelola reaksi hati, bukan berhenti menegur; teguran tetap penting (lihat ayat 5).
✕ Sering dikira
Mengabaikan semua kritik adalah bijaksana.
✓ Yang sebenarnya
Justru kita harus mendengarkan teguran orang bijak, tetapi tidak setiap omongan orang perlu masuk hati.
Renungan
Renungan Singkat Pengkhotbah 7:22
Sebelum menilai orang lain, ingatlah bahwa kita juga tidak luput dari kesalahan. Bersikaplah empati dan jangan munafik.
Tuhan, ampunilah aku karena sering mengucapkan hal yang tidak baik, dan tolong aku untuk mengendalikan lidahku, Amin.