Jangan Dengar Kutukan di Belakang

Pengkhotbah 7:21

Nasihat Hikmat di Tengah Kehidupan

Selain itu, jangan menaruh semua perkataan yang diucapkan orang dalam hatimu supaya jangan sampai kamu mendengar pelayanmu mengutukimu.

Pengkhotbah 7:21 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Pengkhotbah 7:21?

Ayat ini menasihati untuk tidak terlalu serius memperhatikan setiap perkataan orang lain, karena jika kita mendengarkan, kita mungkin mendengar pelayan atau bawahan kita berbicara buruk tentang kita.

Latar belakang

Nasihat untuk Tidak Terlalu Peka terhadap Kritik

Pengkhotbah menasihati agar jangan menaruh semua perkataan orang ke dalam hati, karena bisa jadi kita mendengar pelayan kita mengutuk kita. Ini adalah pengamatan sosial yang tajam tentang realitas gosip dan kritik.

Di mana

Yerusalem

Di istana · refleksi siang hari

Kapan

~950 SM

Kerajaan Bersatu

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Sulaiman menjadi raja
Pembagian kerajaan
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Pengkhotbah

Raja bijak yang merenung, ~950 SM

P

Kepada

Pembaca kitab

Orang-orang yang mencari makna hidup

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

דָּבָר

davar · perkataan

kata, ucapan, atau hal

לֵב

lev · hati

hati, pusat pikiran dan emosi

קָלַל

qalal · mengutuki

meremehkan, mengutuk, atau memandang ringan

Kata 'mengutuki' berasal dari akar kata yang berarti 'ringan'; kutukan sering kali merupakan ucapan meremehkan yang tidak layak dipikul dalam hati.

Tahukah kamu

Konteks Sosial yang Hierarkis

Di zaman itu, tuan rumah sering memiliki pelayan yang bisa saja tidak puas. Mendengar kutukan mereka bisa memicu kemarahan yang tidak perlu.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Pengkhotbah 7:21

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Pengkhotbah 7:21

✕  Sering dikira

Menganggap kita harus mengabaikan semua kritik tanpa evaluasi.

✓  Yang sebenarnya

Ayat ini menekankan untuk tidak mudah tersinggung, tetapi kita tetap bisa belajar dari kritik yang membangun.

✕  Sering dikira

Berpikir bahwa kita tidak boleh menegur orang lain karena kita juga berdosa.

✓  Yang sebenarnya

Ayat ini tentang mengelola reaksi terhadap hinaan, bukan melarang teguran yang benar.

Renungan

Renungan Singkat Pengkhotbah 7:21

Jangan mudah tersinggung dengan kritik atau komentar negatif. Belajarlah untuk melepaskan dan hanya mengambil hal yang membangun dari percakapan.

Tuhan, berikan aku hati yang tenang supaya aku tidak mudah terluka oleh perkataan orang, dan ajari aku untuk fokus pada hal-hal yang positif, Amin.