Cinta uang tak pernah puas
Pengkhotbah 5:10
Uang, Harta, dan Kesia-siaan
PerikopKekayaan Adalah Kesia-siaan · Pengkhotbah 5:8-20 →“(5-9) Orang yang cinta uang tidak akan dipuaskan dengan uang; dia yang cinta kelimpahan tidak akan dipuaskan dengan penghasilannya. Ini pun kesia-siaan.”Pengkhotbah 5:10 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“(5-9) Siapa mencintai uang tidak akan puas dengan uang, dan siapa mencintai kekayaan tidak akan puas dengan penghasilannya. Inipun sia-sia.”Pengkhotbah 5:10 · TB
Terjemahan Baru
“(5-9) Orang yang mata duitan, tidak pernah cukup uangnya; orang yang gila harta, tidak pernah puas dengan laba. Semuanya sia-sia.”Pengkhotbah 5:10 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Bila kamu mencintai uang dan berusaha menimbun harta kekayaanmu, kamu tidak akan pernah puas dengan apa yang kamu miliki. Ini juga usaha yang sia-sia.”Pengkhotbah 5:10 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“He that loveth silver shall not be satisfied with silver; nor he that loveth abundance with increase: this is also vanity.”Pengkhotbah 5:10 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Pengkhotbah 5:10?
Ayat ini menggambarkan paradoks kekayaan: semakin banyak harta, semakin banyak orang yang datang untuk memakannya (menghabiskannya). Pemilik hanya bisa melihat, tidak benar-benar menikmati apa pun. Ini menyoroti kesia-siaan menimbun kekayaan tanpa bisa menikmatinya.
Latar belakang
Orang yang cinta uang tidak pernah puas
Pengkhotbah mengamati bahwa kecintaan pada uang tidak pernah membawa kepuasan. Semakin banyak harta, semakin banyak keinginan, sehingga tidak ada rasa cukup. Ini adalah sia-sia.
Di mana
Yerusalem
Perenungan di istana atau ruang belajar
Kapan
~950 SM
Kerajaan Bersatu
Yang berbicara
Pengkhotbah
Seorang bijak yang merenungkan makna hidup, mungkin Salomo, ~3000 tahun lalu
Kepada
Pembaca Yahudi
Umat Israel yang hidup di bawah matahari, mencari arti hidup
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
אָהַב
ahav · cinta
mengasihi, menyukai, memiliki ikatan emosional yang kuat
כֶּסֶף
kesef · uang
perak, uang, kekayaan
שָׂבַע
sava · dipuaskan
kenyang, puas, merasa cukup
Ketiga kata ini menunjukkan bahwa cinta uang adalah ikatan emosional yang kuat, tetapi tidak akan pernah mencapai rasa kenyang. Ini kontradiksi: kecintaan pada sesuatu yang fana tidak pernah memuaskan jiwa.
Tahukah kamu
Uang tidak bisa membeli tidur
Tahukah kamu bahwa kata 'cinta uang' ini adalah akar dari kata 'filosofi'? Dalam bahasa Yunani, 'philos' (cinta) + 'sophia' (kebijaksanaan), tapi di sini justru cinta pada uang, bukan kebijaksanaan.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Pengkhotbah 5:10
Amsal 15:27
mengejar uang
“Siapa mengejar uang, mengganggu keluarganya, tetapi siapa membenci pemberian, ia akan hidup.”
1 Timotius 6:10
cinta uang
“Karena akar segala kejahatan ialah cinta uang.”
Pengkhotbah 4:8
tidak puas
“Tak ada habisnya semua jerih payahnya, dan matanya tidak pernah puas dengan kekayaan.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Pengkhotbah 5:10
✕ Sering dikira
Berarti semua orang kaya itu serakah, dan uang itu jahat.
✓ Yang sebenarnya
Yang ditekankan adalah sikap cinta uang, bukan uang itu sendiri. Uang bisa menjadi berkat jika digunakan dengan benar.
✕ Sering dikira
Jadi kita tidak boleh punya uang sama sekali.
✓ Yang sebenarnya
Pengkhotbah tidak melarang memiliki uang, tapi mengingatkan bahwa uang tidak bisa memuaskan hati yang terdalam.
Renungan
Renungan Singkat Pengkhotbah 5:10
Pernahkah kita bekerja keras menumpuk harta tetapi tidak sempat menikmatinya? Mulailah menyeimbangkan antara menabung dan menikmati hidup. Jangan biarkan kekayaan menguasai kita sehingga lupa bersenang-senang dan bersyukur.
Tuhan, berikan aku hikmat untuk menikmati berkat-Mu dengan bijaksana, bukan hanya mengumpulkannya. Ajarilah aku memprioritaskan hubungan-Mu dan orang-orang terkasih di atas harta. Amin.