Pengkhotbah 5:10
“(5-9) Orang yang cinta uang tidak akan dipuaskan dengan uang; dia yang cinta kelimpahan tidak akan dipuaskan dengan penghasilannya. Ini pun kesia-siaan.”Pengkhotbah 5:10 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“(5-9) Siapa mencintai uang tidak akan puas dengan uang, dan siapa mencintai kekayaan tidak akan puas dengan penghasilannya. Inipun sia-sia.”Pengkhotbah 5:10 · TB
Terjemahan Baru
“(5-9) Orang yang mata duitan, tidak pernah cukup uangnya; orang yang gila harta, tidak pernah puas dengan laba. Semuanya sia-sia.”Pengkhotbah 5:10 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Bila kamu mencintai uang dan berusaha menimbun harta kekayaanmu, kamu tidak akan pernah puas dengan apa yang kamu miliki. Ini juga usaha yang sia-sia.”Pengkhotbah 5:10 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“He that loveth silver shall not be satisfied with silver; nor he that loveth abundance with increase: this is also vanity.”Pengkhotbah 5:10 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Pengkhotbah 5:10?
Ayat ini menggambarkan paradoks kekayaan: semakin banyak harta, semakin banyak orang yang datang untuk memakannya (menghabiskannya). Pemilik hanya bisa melihat, tidak benar-benar menikmati apa pun. Ini menyoroti kesia-siaan menimbun kekayaan tanpa bisa menikmatinya.
Renungan
Renungan Singkat Pengkhotbah 5:10
Pernahkah kita bekerja keras menumpuk harta tetapi tidak sempat menikmatinya? Mulailah menyeimbangkan antara menabung dan menikmati hidup. Jangan biarkan kekayaan menguasai kita sehingga lupa bersenang-senang dan bersyukur.
Tuhan, berikan aku hikmat untuk menikmati berkat-Mu dengan bijaksana, bukan hanya mengumpulkannya. Ajarilah aku memprioritaskan hubungan-Mu dan orang-orang terkasih di atas harta. Amin.