Budak dan Harta: Membangun Kerajaan Sendiri
Pengkhotbah 2:7
Hikmat, Kesenangan, dan Kesia-siaan
“Aku membeli budak-budak laki-laki dan perempuan, dan aku punya budak-budak yang lahir di rumahku. Aku juga mempunyai banyak ternak, kawanan sapi dan kawanan domba, melebihi semua orang yang ada sebelum aku di Yerusalem.”Pengkhotbah 2:7 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Aku membeli budak-budak laki-laki dan perempuan, dan ada budak-budak yang lahir di rumahku; aku mempunyai juga banyak sapi dan kambing domba melebihi siapapun yang pernah hidup di Yerusalem sebelum aku.”Pengkhotbah 2:7 · TB
Terjemahan Baru
“Aku mempunyai banyak budak, baik yang kubeli, maupun yang lahir di rumahku. Ternakku jauh lebih banyak daripada ternak siapa pun yang pernah tinggal di Yerusalem.”Pengkhotbah 2:7 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Aku mempunyai banyak budak laki-laki dan budak perempuan— baik yang aku beli maupun yang lahir di rumahku. Aku juga mempunyai kawanan ternak, jauh lebih banyak dibanding siapa pun yang pernah hidup sebelum aku di Yerusalem.”Pengkhotbah 2:7 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“I got me servants and maidens, and had servants born in my house; also I had great possessions of great and small cattle above all that were in Jerusalem before me:”Pengkhotbah 2:7 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Pengkhotbah 2:7?
Salomo mengumpulkan kekayaan besar: budak, ternak, dan harta. Ini menunjukkan bahwa memiliki banyak harta dan properti tidak memberikan kepuasan sejati; semuanya sia-sia.
Latar belakang
Kekayaan dan Budak sebagai Proyek Pribadi
Pengkhotbah menggambarkan kekayaannya yang luar biasa: membeli budak dan memiliki budak yang lahir di rumahnya, serta ternak yang banyak. Ini menunjukkan usahanya mencapai kepuasan melalui kepemilikan dan kuasa.
Di mana
Yerusalem
Dari kenangan masa lalu, saat merenungkan eksperimennya
Kapan
~950 SM
Zaman Kerajaan Bersatu, puncak kemakmuran Israel
Yang berbicara
Pengkhotbah (Qohelet)
Raja hikmat yang menguji segala hal, mungkin Salomo
Kepada
Pembaca/Para Ahli Hikmat
Mereka yang bergumul dengan makna hidup
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
עֶבֶד
eved · budak
Seseorang yang bekerja untuk tuan, bisa diperbudak atau pegawai.
יָלִיד
yalid · lahir
Lahir di rumah tuan, istilah khusus untuk budak yang lahir dari budak.
מִקְנֶה
mikneh · ternak
Harta berupa hewan peliharaan, juga berarti kepemilikan secara umum.
Ketiga kata ini menekankan kepemilikan mutlak atas manusia dan hewan, menunjukkan betapa berlimpahnya kekayaan Salomo.
Tahukah kamu
Budak yang Lahir di Rumah
Dalam budaya kuno, budak yang lahir di rumah dianggap lebih setia dan berharga, karena mereka tidak pernah mengenal kebebasan lain.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Pengkhotbah 2:7
Ulangan 17:17
Larangan untuk raja
“Juga, ia tidak boleh mempunyai banyak istri, supaya hatinya tidak menyimpang; dan ia tidak boleh menimbun banyak emas dan perak.”
1 Raja-raja 4:23
Kekayaan Salomo
“Sepuluh lembu gemuk dan dua puluh lembu gembalaan, dan seratus domba, belum lagi rusa, kijang, rusa dandi, dan unggas yang tambun.”
Ayub 1:3
Pola kekayaan
“Ia memiliki tujuh ribu ekor kambing domba, tiga ribu unta, lima ratus pasang lembu, dan lima ratus keledai betina, serta sangat banyak budak.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Pengkhotbah 2:7
✕ Sering dikira
Mengira ayat ini memuji kekayaan sebagai tujuan hidup.
✓ Yang sebenarnya
Sebenarnya ini menunjukkan kesia-siaan, karena semua itu tidak memberi kepuasan abadi.
✕ Sering dikira
Menganggap budak di sini hanya ilustrasi, bukan praktik nyata.
✓ Yang sebenarnya
Praktik perbudakan adalah hal umum pada zaman itu.
Renungan
Renungan Singkat Pengkhotbah 2:7
Sering kali kita mengejar kekayaan dan kepemilikan untuk merasa aman dan bahagia. Renungkan apakah hal-hal itu benar-benar memuaskan atau hanya menambah beban. Belajarlah untuk bersyukur dengan apa yang Anda miliki.
Tuhan, ajari aku untuk tidak bergantung pada harta benda, melainkan pada-Mu sebagai sumber kepuasan sejati. Amin.