Pengkhotbah 2:3
“Aku menyelidiki hatiku untuk menyemangati tubuhku dengan anggur, sementara hatiku menuntunku dengan hikmat, dan dengan memegang kebodohan, sampai aku dapat melihat apa yang baik bagi anak-anak manusia untuk dilakukan di bawah langit selama beberapa hari kehidupan mereka.”Pengkhotbah 2:3 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Aku menyelidiki diriku dengan menyegarkan tubuhku dengan anggur, --sedang akal budiku tetap memimpin dengan hikmat--,dan dengan memperoleh kebebalan, sampai aku mengetahui apa yang baik bagi anak- Pengkhotbah 2.4–9 4 anak manusia untuk dilakukan di bawah langit selama hidup mereka yang pendek itu.”Pengkhotbah 2:3 · TB
Terjemahan Baru
“Terdorong oleh keinginanku untuk menjadi arif, aku bertekad untuk bersenang-senang dengan minum anggur dan berpesta pora. Kusangka itulah cara yang terbaik bagi manusia untuk menikmati hidupnya yang pendek di bumi ini.”Pengkhotbah 2:3 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Kemudian, karena aku ingin mengetahui cara hidup yang baik selama hidup yang singkat di dunia ini, aku sudah mencoba menyenangkan diriku dengan minum anggur sepuasnya dan melakukan hal-hal bodoh. Sementara aku melakukan hal itu, akal sehatku terus membimbing aku dengan bijak.”Pengkhotbah 2:3 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“I sought in mine heart to give myself unto wine, yet acquainting mine heart with wisdom; and to lay hold on folly, till I might see what was that good for the sons of men, which they should do under the heaven all the days of their life.”Pengkhotbah 2:3 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Pengkhotbah 2:3?
Pengkhotbah mencoba mencari arti hidup melalui anggur dan kebodohan, tetapi tetap menjaga hikmat untuk menilai. Ini menunjukkan bahwa mencari kepuasan melalui hal-hal duniawi tidak memberikan jawaban sejati; hanya Allah yang memberi makna.
Renungan
Renungan Singkat Pengkhotbah 2:3
Jangan biarkan diri Anda terombang-ambing mencari kepuasan lewat hiburan atau hal-hal sembrono. Gunakan hikmat untuk mengevaluasi pilihan hidup dan arahkan hati pada Tuhan.
Bapa, berikan aku hikmat untuk tidak mencari kepuasan melalui hal-hal duniawi, tetapi untuk menemukan kepenuhan hidup dalam kehendak-Mu. Amin.