Putus asa karena sia-sia
Pengkhotbah 2:20
Kesia-siaan Kesenangan dan Hikmat
“Karena itu, aku berpaling, dan hatiku berputus asa terhadap segala kerja keras yang telah kuusahakan di bawah matahari.”Pengkhotbah 2:20 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Dengan demikian aku mulai putus asa terhadap segala usaha yang kulakukan dengan jerih payah di bawah matahari.”Pengkhotbah 2:20 · TB
Terjemahan Baru
“Sekarang aku menyesal telah bekerja begitu keras.”Pengkhotbah 2:20 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Aku menjadi putus asa karena segala jerih lelah sepanjang hidupku di dunia ini sia-sia.”Pengkhotbah 2:20 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“Therefore I went about to cause my heart to despair of all the labour which I took under the sun.”Pengkhotbah 2:20 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Pengkhotbah 2:20?
Pengkhotbah 2:20 menggambarkan keputusasaan yang mendalam ketika menyadari bahwa segala kerja keras di bawah matahari bisa menjadi sia-sia. Penulis merasa putus asa karena semua usahanya mungkin tidak memberikan kepuasan abadi, dan ia mulai mempertanyakan makna dari semua yang ia capai.
Latar belakang
Hati yang kecewa
Pengkhotbah merasa putus asa terhadap semua kerja kerasnya di bawah matahari. Ia menyadari bahwa usaha sebesar apa pun tidak menjamin hasil yang memuaskan, dan ini membuatnya kehilangan harapan.
Di mana
Yerusalem
Dalam perenungan yang dalam
Kapan
~950 SM
Zaman Raja Salomo
Yang berbicara
Pengkhotbah
Raja bijaksana, mungkin Salomo, yang merenung
Kepada
Pembaca
Orang yang bergumul dengan makna hidup
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
יָאַשׁ
ya'ash · putus asa
Menyerah, kehilangan harapan
עָמָל
amal · kerja keras
Usaha yang melelahkan, jerih payah
תַּחַת הַשָּׁמֶשׁ
tachat hashemesh · di bawah matahari
Di dunia ini, dalam kehidupan fana
Putus asa di sini bukan sekadar sedih, tetapi tindakan menyerah. Frasa 'di bawah matahari' menunjukkan bahwa keputusasaan ini terjadi karena memandang hidup hanya dari perspektif duniawi, tanpa melihat Tuhan.
Tahukah kamu
Frasa 'di bawah matahari'
Frasa ini muncul 29 kali dalam Pengkhotbah, menekankan perspektif duniawi tanpa melihat surga.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Pengkhotbah 2:20
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Pengkhotbah 2:20
✕ Sering dikira
Putus asa adalah akhir dari iman.
✓ Yang sebenarnya
Ini adalah kejujuran tentang keputusasaan yang dialami manusia, tetapi bukan kata terakhir.
✕ Sering dikira
Ayat ini menyuruh kita berhenti bekerja.
✓ Yang sebenarnya
Ayat ini mengajak kita melihat keterbatasan kerja keras, tetapi tetap bekerja dengan sikap yang benar.
Renungan
Renungan Singkat Pengkhotbah 2:20
Ketika kita merasa putus asa karena pekerjaan terasa tidak berarti, itu adalah panggilan untuk mengalihkan pandangan dari hasil duniawi kepada Tuhan yang memberi tujuan sejati. Jangan biarkan kekecewaan menguasai hati, tetapi datanglah kepada-Nya untuk mendapatkan pengharapan.
Ya Allah, saat aku merasa putus asa, ingatkan aku bahwa hidupku ada di tangan-Mu dan Engkau yang memberikan makna bagi setiap jerih payahku. Amin.