Pesta Tanpa Batas
Pengkhotbah 2:10
Uji Coba Hikmat dan Kesia-siaan
“Segala sesuatu yang diminta oleh mataku, aku tidak menahan mereka. Aku tidak menahan hatiku dari segala kesenangan. Sebab, hatiku bersukacita atas segala kerja kerasku. Itulah bagianku dari segala kerja kerasku.”Pengkhotbah 2:10 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Aku tidak merintangi mataku dari apapun yang dikehendakinya, dan aku tidak menahan hatiku dari sukacita apapun, sebab hatiku bersukacita karena segala jerih payahku. Itulah buah segala jerih payahku.”Pengkhotbah 2:10 · TB
Terjemahan Baru
“Segala keinginanku, kupuaskan. Tak pernah aku menahan diri untuk menikmati kesenangan apa pun. Aku bangga atas segala hasil jerih payahku, dan itulah upahku.”Pengkhotbah 2:10 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Apa pun yang aku inginkan, aku pasti mendapatkannya. Aku menikmati segala kesenangan apa pun. Aku bersukacita atas semua prestasi yang aku peroleh, karena itulah yang menjadi upah bagiku.”Pengkhotbah 2:10 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And whatsoever mine eyes desired I kept not from them, I withheld not my heart from any joy; for my heart rejoiced in all my labour: and this was my portion of all my labour.”Pengkhotbah 2:10 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Pengkhotbah 2:10?
Salomo melakukan segala yang diinginkan matanya dan tidak menahan kesenangan apa pun, namun ia menyadari bahwa itu semua adalah bagian dari kerja kerasnya, tetapi tetap sia-sia.
Latar belakang
Segala yang Diinginkan Mata
Salomo sedang menguji dirinya dengan kesenangan duniawi. Dia tidak menahan apa pun dari matanya dan hatinya, mengejar semua yang tampak menyenangkan. Namun, dia menyadari bahwa itu semua adalah bagian dari kerja kerasnya di bawah matahari.
Di mana
Yerusalem
Istana, refleksi pribadi
Kapan
~950 SM
Kerajaan Bersatu
Yang berbicara
Salomo
Raja Israel, ~60 tahun, kaya raya
Kepada
Pembaca
Orang yang mencari makna hidup
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
עַיִן
ayin · mata
Organ penglihatan, simbol keinginan.
לֵב
lev · hati
Pusat pikiran dan kehendak.
שִׂמְחָה
simchah · kesenangan
Kegembiraan, sukacita, kenikmatan.
Ketiga kata ini menunjukkan bahwa Salomo mengejar kepuasan melalui penglihatan dan keinginan batin, tetapi 'simchah' di sini bukan sukacita sejati, hanya kepuasan sementara.
Tahukah kamu
Kesenangan yang Luas
Salomo disebut punya 700 istri dan 300 selir (1 Raja-raja 11:3), tapi di ayat ini dia bicara tentang kepuasan indera secara umum.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Pengkhotbah 2:10
1 Yohanes 2:16
Keinginan mata
“sebab semua yang ada di dalam dunia, yaitu keinginan daging dan keinginan mata serta keangkuhan hidup, bukanlah berasal dari Bapa, melainkan dari dunia.”
Mazmur 16:11
Sukacita sejati
“Engkau memberitahukan kepadaku jalan kehidupan; di hadapan-Mu ada sukacita berlimpah-limpah, di tangan kanan-Mu ada kenikmatan selama-lamanya.”
Amsal 14:13
Kesenangan palsu
“Di dalam tertawapun hati dapat merasakan sakit, dan akhirnya sukacita dapat menjadi dukacita.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Pengkhotbah 2:10
✕ Sering dikira
Salomo menikmati semua kesenangan tanpa masalah.
✓ Yang sebenarnya
Dia justru menunjukkan bahwa kesenangan itu sia-sia.
✕ Sering dikira
Ayat ini mengizinkan hedonisme.
✓ Yang sebenarnya
Ini kritik terhadap hedonisme.
Renungan
Renungan Singkat Pengkhotbah 2:10
Memenuhi setiap keinginan tidak membuat hidup lebih bermakna. Berhentilah sejenak dan tanyakan apakah Anda sedang mengejar hal-hal yang benar-benar penting atau hanya kesenangan sesaat.
Ya Allah, lepaskan aku dari perbudakan keinginan duniawi, dan ajari aku untuk menemukan kepuasan dalam kehendak-Mu. Amin.