Cedera Akibat Pekerjaan Keras
Pengkhotbah 10:9
Hikmat Mengurangi Risiko Pekerjaan
PerikopAkibat dari Kebodohan · Pengkhotbah 10:1-20 →“Siapa menambang batu akan terluka olehnya. Siapa membelah kayu akan dibahayakan olehnya.”Pengkhotbah 10:9 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Barangsiapa memecahkan batu akan dilukainya; barangsiapa membelah kayu akan dibahayakannya.”Pengkhotbah 10:9 · TB
Terjemahan Baru
“Siapa bekerja di tambang batu, akan terbentur dan luka. Siapa membelah kayu, mungkin sekali mendapat cedera.”Pengkhotbah 10:9 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Hati-hatilah ketika kamu bekerja di tambang. Jangan sampai tertimpa batu yang jatuh. Dan hati-hatilah waktu kamu membelah kayu, karena kapak bisa melukai dirimu.”Pengkhotbah 10:9 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“Whoso removeth stones shall be hurt therewith; and he that cleaveth wood shall be endangered thereby.”Pengkhotbah 10:9 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Pengkhotbah 10:9?
Ayat ini berbicara tentang bahaya yang mengintai dalam pekerjaan berat atau keahlian. Memecah batu atau membelah kayu bisa menyebabkan kecelakaan. Ini menunjukkan bahwa setiap usaha mengejar hasil memiliki risiko, dan kita perlu waspada serta berhati-hati.
Latar belakang
Resiko Pekerjaan: Batu dan Kayu
Pengkhotbah melanjutkan dengan contoh dua pekerjaan yang berisiko: memecah batu bisa melukai, membelah kayu juga berbahaya. Ini menunjukkan bahwa pekerjaan yang melibatkan benda keras punya risiko cedera, dan dibutuhkan kebijaksanaan untuk menghindari bahaya.
Di mana
Yerusalem
Di dekat tambang batu atau hutan, tempat orang bekerja
Kapan
~935 SM
Zaman Raja Salomo
Yang berbicara
Pengkhotbah (Kohelet)
Seorang pengamat yang menyadari batas manusia dalam pekerjaan.
Kepada
Para pekerja dan pemikir
Orang yang bergulat dengan kerasnya hidup sehari-hari.
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
מַסִּיעַ
masi'a · memindahkan
memindahkan atau menggeser sesuatu, dalam konteks ini memecah batu.
אֲבָנִים
avanim · batu
batu-batu, bahan keras yang bisa melukai.
יֵעָצֵב
ye'tzev · terluka
akan terluka atau merasa sakit, akibat benturan fisik.
Kata-kata ini menyoroti unsur aktifitas fisik yang memerlukan kekuatan dan dapat mengakibatkan rasa sakit. Hikmat dibutuhkan untuk memperhitungkan bahaya dan cara kerja yang lebih aman.
Tahukah kamu
Alat Batu dan Kayu
Di zaman Alkitab, orang memecah batu dengan palu besi, yang bisa mengenai tangan. Membelah kayu bisa melukai jika kayu terpeleset atau serpihan melayang.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Pengkhotbah 10:9
Amsal 22:5
Rintangan di jalan
“Duri dan jerat ada di jalan orang yang berlaku serong; siapa ingin memelihara nyawanya akan menjauhkan diri dari padanya.”
Yosua 23:13
Perangkap tersembunyi
“Maka ketahuilah, bahwa TUHAN tidak akan terus menghalau bangsa-bangsa ini dari depanmu, sebab mereka akan menjadi perangkap dan jerat bagimu, cambuk di sisi dan duri di matamu.”
Ibrani 11:36-37
Bahaya lahiriah
“Ada pula orang yang diejek dan didera, bahkan yang dibelenggu dan dipenjarakan. Mereka dilempari batu, digergaji dua, dicobai, dan dibunuh dengan pedang.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Pengkhotbah 10:9
✕ Sering dikira
Dianggap sebagai peringatan bahwa pekerjaan fisik itu jahat dan harus dihindari.
✓ Yang sebenarnya
Bukan berarti pekerjaan itu jahat, tetapi realistis bahwa ada bahaya; hikmat bisa mengurangi risiko.
✕ Sering dikira
Diartikan bahwa jika kita bekerja keras, pasti akan celaka.
✓ Yang sebenarnya
Ini bukan kepastian, tetapi kemungkinan; yang ditekankan adalah kehati-hatian dan penggunaan akal.
Renungan
Renungan Singkat Pengkhotbah 10:9
Ketika kita sibuk bekerja atau mengejar target, jangan lupakan keselamatan dan kesehatan diri. Bekerja dengan cerdas dan waspada lebih baik daripada sembrono yang akhirnya merugikan.
Tuhan, berikan aku kewaspadaan dalam setiap pekerjaan yang kulakukan, agar aku selamat dan tidak mengalami celaka. Amin.