Bahaya Tersembunyi di Balik Tindakan
Pengkhotbah 10:8
Risiko dan Hikmat dalam Bertindak
“Siapa menggali lubang akan jatuh ke dalamnya. Siapa meruntuhkan tembok akan digigit oleh ular.”Pengkhotbah 10:8 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Barangsiapa menggali lobang akan jatuh ke dalamnya, dan barangsiapa mendobrak tembok akan dipagut ular.”Pengkhotbah 10:8 · TB
Terjemahan Baru
“Siapa menggali lubang, akan jatuh ke dalamnya; siapa mendobrak tembok akan digigit ular berbisa.”Pengkhotbah 10:8 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Hati-hatilah ketika menggali lubang, supaya jangan kamu jatuh ke dalamnya. Hati-hatilah ketika kamu membongkar pagar batu. Jangan sampai ular yang bersembunyi di situ menggigitmu.”Pengkhotbah 10:8 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“He that diggeth a pit shall fall into it; and whoso breaketh an hedge, a serpent shall bite him.”Pengkhotbah 10:8 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Pengkhotbah 10:8?
Ayat ini mengingatkan bahwa usaha jahat akan berbalik pada pelakunya sendiri. Seperti orang yang menggali lubang bisa jatuh ke dalamnya, atau yang meruntuhkan tembok bisa digigit ular, demikian juga rencana buruk sering menjebak pembuatnya sendiri.
Latar belakang
Amsal Hati-hati: Risiko Tersembunyi
Pengkhotbah memberikan peringatan tentang bahaya yang bisa terjadi dalam aktivitas sehari-hari: siapa menggali lubang bisa jatuh ke dalamnya, siapa meruntuhkan tembok bisa digigit ular. Ini menunjukkan bahwa setiap tindakan punya konsekuensi yang tidak selalu terduga.
Di mana
Yerusalem
Di kebun atau ladang, mengamati pekerjaan fisik
Kapan
~935 SM
Zaman Raja Salomo
Yang berbicara
Pengkhotbah (Kohelet)
Pemikir yang jeli, memperingatkan tentang bumerang kehidupan.
Kepada
Pembaca yang aktif
Mereka yang berusaha bijak dalam tindakan sehari-hari.
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
חֹפֵר
khofeir · menggali
menggali atau membuat lubang, aktivitas yang butuh kerja keras.
בּוֹר
bor · lubang
sumur atau lubang besar, tempat yang bisa menjebak.
יִפּוֹל
yipol · menjatuhkan
akan jatuh, mengalami kejatuhan yang tidak disengaja.
Kata-kata ini menggambarkan aktivitas yang disengaja (menggali) dan akibat yang tidak diinginkan (jatuh). Ini mengajarkan bahwa ada bahaya tersembunyi dalam setiap usaha, sehingga kita perlu berhati-hati dan tidak gegabah.
Tahukah kamu
Ular dan Tembok
Di zaman Alkitab, ular sering bersembunyi di celah-celah tembok batu. Merobohkan tembok bisa mengganggu ular yang ada di sana, sehingga gigitan ular adalah risiko nyata.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Pengkhotbah 10:8
Mazmur 7:15-16
Jatuh ke lubang
“Ia menggali lobang dan memperdalamnya, tetapi ia sendiri jatuh ke dalam lobang yang dibuatnya.”
Amsal 26:27
Amsal serupa
“Siapa menggali lobang akan jatuh ke dalamnya, dan siapa menggelindingkan batu akan kena kembali oleh batu itu.”
Yesaya 24:17-18
Harihuana jatuh
“Kengerian, lubang, dan jerat menantikan hai penduduk bumi! Maka siapa yang lari karena bunyi yang mengejutkan akan jatuh ke dalam lubang.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Pengkhotbah 10:8
✕ Sering dikira
Dianggap sebagai kutukan bahwa semua yang bekerja akan celaka.
✓ Yang sebenarnya
Ini peringatan bijak tentang risiko alami, bukan kutukan. Bekerja boleh, tetapi dengan kehati-hatian.
✕ Sering dikira
Ditafsirkan sebagai larangan untuk menggali lubang atau meruntuhkan tembok.
✓ Yang sebenarnya
Bukan larangan, tetapi nasihat agar waspada terhadap bahaya yang mungkin terjadi dalam pekerjaan biasa.
Renungan
Renungan Singkat Pengkhotbah 10:8
Saat kita tergoda untuk menjatuhkan orang lain, ingatlah bahwa tindakan itu bisa berbalik merugikan kita. Lebih baik sibuk membangun kebaikan daripada menghancurkan.
Ya Tuhan, jauhkan aku dari keinginan untuk menjatuhkan orang lain, dan berikan aku hikmat untuk selalu berbuat baik. Amin.