Pemimpin yang menyalahgunakan kuasa

Pengkhotbah 10:5

Kekacauan di Bawah Matahari

PerikopAkibat dari Kebodohan · Pengkhotbah 10:1-20 →
“Ada suatu kejahatan yang telah kulihat di bawah matahari, suatu pelanggaran yang berasal dari seorang penguasa.”

Pengkhotbah 10:5 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Pengkhotbah 10:5?

Pengkhotbah melihat bahwa dalam hidup ini, ada kejahatan yang terjadi akibat kesalahan pemimpin. Ini menunjukkan realitas bahwa pemimpin pun bisa melakukan kesalahan atau ketidakadilan, dan hal itu membawa dampak buruk bagi banyak orang.

Latar belakang

Melihat Pelanggaran Penguasa

Pengkhotbah mengamati bagaimana penguasa bisa membuat kesalahan besar. Ini menyoroti ketidaksempurnaan dunia yang dipimpin manusia.

Di mana

Yerusalem

Kota tempat pemerintahan

Kapan

~950 SM

Kerajaan Bersatu

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Puncak kejayaan Salomo
Perpecahan kerajaan
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Pengkhotbah

Sang perenung kehidupan

P

Kepada

Pembaca Kitab

Menyaksikan ketidakadilan

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

רָעָה

ra'ah · kejahatan

hal buruk, malapetaka

שָׁגָה

shagah · pelanggaran

tersesat, membuat kesalahan

שַׁלִּיט

shalit · penguasa

orang yang berkuasa

Pemimpin yang berkuasa pun bisa tersesat, mengingatkan keterbatasan manusia.

Tahukah kamu

Kata 'kejahatan' bisa berarti malapetaka

Dalam bahasa Ibrani, 'ra'ah' bisa merujuk pada bencana atau kesalahan, bukan selalu moralitas.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Pengkhotbah 10:5

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Pengkhotbah 10:5

✕  Sering dikira

Ayat ini membenarkan kejahatan pemimpin sebagai takdir.

✓  Yang sebenarnya

Ini kritik terhadap kefanaan kuasa, bukan pembenaran.

✕  Sering dikira

Hanya pemimpin yang bisa berbuat kejahatan.

✓  Yang sebenarnya

Semua manusia bisa keliru, termasuk kita.

Renungan

Renungan Singkat Pengkhotbah 10:5

Kita perlu menyadari bahwa tidak ada pemimpin yang sempurna; mereka bisa salah. Daripada mudah kecewa, kita bisa berdoa untuk mereka dan berusaha menjadi teladan yang baik di lingkungan kita, meskipun kita bukan pemimpin.

Ya Tuhan, beri aku hikmat untuk melihat ketidaksempurnaan pemimpin tanpa kehilangan rasa hormat, dan jadikan aku agen kebaikan di tengah ketidakadilan. Amin.