Raja Ganas di Atas Tahta

Amsal 28:15

Pemimpin yang Menindas dan yang Adil

“Bagaikan singa yang meraung atau beruang yang menyerbu, seperti itulah orang fasik yang memerintah atas rakyat miskin.”

Amsal 28:15 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Amsal 28:15?

Pemimpin yang fasik dan menindas rakyatnya diibaratkan seperti singa yang mengaum atau beruang yang menyerang. Ini menunjukkan betapa mengerikan dan merusaknya pemerintahan yang tidak adil, terutama bagi orang miskin.

Latar belakang

Simbol Kebuasan Pemimpin yang Jahat

Ayat ini melukiskan pemimpin fasik yang menindas rakyat seperti binatang buas. Ini mengingatkan para pemimpin bahwa kekuasaan seharusnya melindungi, bukan meneror.

Di mana

Yerusalem

Istana raja, ruang tahta

Kapan

~950 SM

Kerajaan Bersatu

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Sulaiman meminta hikmat
Kunjungan Ratu Syeba
Kamu di sini
S

Yang berbicara

Sulaiman

Raja Israel, ~950 SM, penulis Amsal

P

Kepada

Para pemimpin

Penguasa dan hakim di Israel

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

אֲרִי

ari · singa

singa, simbol kekuatan dan keganasan

דֹּב

dov · beruang

beruang, hewan buas yang menyerang

מָשַׁל

mashal · memerintah

memerintah, berkuasa atas

Kata 'mashal' menunjukkan kekuasaan yang sah, tetapi tanpa hikmat menjadi seperti binatang buas. Ini kritik bagi pemimpin yang menggunakan kuasa untuk menindas.

Tahukah kamu

Binatang Buas dalam Alkitab

Singa dan beruang adalah dua binatang paling ditakuti di Israel kuno. Beruang Suriah bahkan lebih agresif daripada beruang coklat lainnya.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Amsal 28:15

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Amsal 28:15

✕  Sering dikira

Ayat ini hanya tentang pemimpin politik di jaman dulu.

✓  Yang sebenarnya

Ini berlaku untuk semua orang yang punya otoritas, termasuk orang tua, atasan, dan pemimpin rohani.

✕  Sering dikira

Semua orang kaya atau berkuasa otomatis jahat.

✓  Yang sebenarnya

Masalahnya adalah bagaimana mereka menggunakan kuasa: untuk menindas atau melindungi.

Renungan

Renungan Singkat Amsal 28:15

Jika kamu punya pengaruh atau posisi, baik di kantor, komunitas, atau keluarga, gunakanlah untuk melindungi dan memberdayakan orang-orang yang lemah. Jangan menjadi pemimpin yang menakut-nakuti atau menindas, karena itu bertentangan dengan hati Tuhan.

Tuhan, jadikan aku pemimpin yang bijak dan adil, agar aku tidak menindas tetapi melindungi mereka yang lemah, Amin.