Bangsa-bangsa mengambil alih tanah

Obaja 1:19

Pembalasan dan Pemulihan Edom

Orang-orang di selatan akan memiliki Pegunungan Esau, orang-orang dari dataran rendah akan menduduki tanah orang Filistin. Mereka akan menduduki ladang Efraim dan ladang Samaria, dan suku Benyamin akan memiliki daerah Gilead.

Obaja 1:19 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Obaja 1:19?

Ayat ini menggambarkan pemulihan Israel: orang-orang di selatan akan memiliki Pegunungan Esau, dataran rendah akan menduduki Filistin, dan wilayah Efraim, Samaria, serta Gilead akan didiami kembali. Ini menunjukkan bahwa batas-batas tanah Israel akan diperluas, dan bangsa-bangsa yang dulu menindas mereka akan menjadi bagian dari wilayah mereka.

Latar belakang

Pembalikan Nasib

Obaja menubuatkan bahwa orang Israel akan menduduki wilayah-wilayah yang sebelumnya dikuasai musuh. Orang-orang dari selatan akan memiliki Pegunungan Esau (Edom), dan mereka yang di dataran rendah akan memiliki tanah Filistin.

Di mana

Yerusalem

Kota Yerusalem, pusat ibadah

Kapan

~500 SM

Setelah pembuangan

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Kejatuhan Yerusalem
Pemulihan Israel
Kamu di sini
O

Yang berbicara

Obaja

Nabi yang menulis kitab ini

U

Kepada

Umat Israel

Orang-orang yang akan membaca nubuatan ini

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

יָרַשׁ

yarash · memiliki

menduduki, mewarisi, atau mengambil alih sebagai milik

נֶגֶב

negev · selatan

wilayah kering di selatan Israel

אֶפְרַיִם

Efrayim · Efraim

suku Israel yang besar, sering mewakili kerajaan utara

Kata 'memiliki' (yarash) menunjukkan tindakan mengambil alih secara sah, menegaskan bahwa pemulihan itu adalah hak yang diberikan Tuhan, bukan sekadar perampasan.

Tahukah kamu

Zarfat dan Filistin

Zarfat adalah kota Fenisia, dan orang Filistin adalah musuh lama Israel. Nubuatan ini menunjukkan bahwa Tuhan akan membalikkan keadaan secara total.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Obaja 1:19

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Obaja 1:19

✕  Sering dikira

Ayat ini hanya tentang pembagian tanah secara fisik.

✓  Yang sebenarnya

Ini juga simbol pemulihan dan keadilan Tuhan atas bangsa-bangsa.

✕  Sering dikira

Ini terjadi segera setelah zaman Obaja.

✓  Yang sebenarnya

Nubuatan ini berbicara tentang masa depan yang lebih luas, mungkin akhir zaman.

Renungan

Renungan Singkat Obaja 1:19

Dalam hidup kita, pemulihan bisa datang setelah masa sulit. Ayat ini mengingatkan bahwa Tuhan sanggup memulihkan apa yang hilang dan memberi kita warisan yang lebih luas. Kita bisa bersyukur dan percaya bahwa masa depan yang Tuhan siapkan jauh lebih baik dari masa lalu yang pahit.

Tuhan, terima kasih untuk janji pemulihan-Mu; ajarlah aku untuk percaya bahwa Engkau akan memulihkan segala yang hilang dan memberiku masa depan yang penuh harapan. Amin.