Jangan Memandang Rendah
Obaja 1:12
Hukuman atas Kesombongan Edom
PerikopNubuat tentang Edom · Obaja 1:1-16 →“Akan tetapi, jangan kamu memandang rendah saudaramu pada hari ia menjadi orang asing. Jangan kamu bergembira atas anak-anak Yehuda pada hari kehancurannya. Juga, jangan berbicara dengan bangga. pada hari kesedihannya.”Obaja 1:12 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Janganlah memandang rendah saudaramu, pada hari kemalangannya, dan janganlah bersukacita atas keturunan Yehuda pada hari kebinasaannya; dan janganlah membual pada hari kesusahannya.”Obaja 1:12 · TB
Terjemahan Baru
“Tak sepatutnya engkau senang atas nasib sial orang Yehuda dan bergembira pada hari saudaramu itu binasa. Tak sepantasnya engkau membual pada waktu ia susah.”Obaja 1:12 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“But thou shouldest not have looked on the day of thy brother in the day that he became a stranger; neither shouldest thou have rejoiced over the children of Judah in the day of their destruction; neither shouldest thou have spoken proudly in the day of distress.”Obaja 1:12 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Obaja 1:12?
Edom dilarang memandang rendah, bersukacita atas celaka, atau menyombongkan diri saat Yehuda jatuh. Ini menunjukkan bahwa menikmati kemalangan orang lain, terutama saudara sendiri, adalah dosa yang sangat serius di mata Allah.
Latar belakang
Larangan Bersikap Sombong
Tuhan melarang Edom untuk memandang rendah saudaranya, bersukacita atas kehancuran Yehuda, atau berkata dengan sombong. Ini menunjukkan bahwa Edom seharusnya bersimpati, bukan mempermalukan.
Di mana
Yerusalem
Saat Yehuda dalam kesulitan, Edom menyaksikan
Kapan
~586 SM
Pembuangan Babel
Yang berbicara
Tuhan
Allah Israel, berfirman melalui Nabi Obaja
Kepada
Bangsa Edom
Keturunan Esau, saudara Yakub
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
רָאָה בְּיוֹם
ra'ah be'yom · memandang rendah
melihat dengan mata jahat atau memandang dengan maksud jahat
שָׂמַח
samakh · bergembira
bersukacita, bergembira; sering dalam konteks pesta
הִגְדִּיל פֶּה
higdil peh · berbicara dengan bangga
memperbesar mulut; berbicara besar atau sombong
Ketiga kata ini menggambarkan sikap hati yang jahat: memandang rendah, bersukacita atas kejahatan, dan berbicara sombong. Semua itu menandakan kurangnya kasih persaudaraan.
Tahukah kamu
Hari kesedihan
Frasa 'hari kesedihan' bisa merujuk pada hari berkabung atau hari malapetaka. Edom justru mengejek, seperti yang sering terjadi pada orang Israel di masa pembuangan.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Obaja 1:12
Amsal 17:5
Perintah serupa
“Siapa mengejek orang miskin, menghina Tuhannya; siapa bersukacita atas kecelakaan orang, tidak akan luput dari hukuman.”
Ayub 31:29
Sikap yang benar
“Jikalau aku bersukacita karena kecelakaan pembenciku, dan bersorak-sorak karena ia ditimpa malapetaka, ”
Mazmur 137:8
Pembalasan atas Edom
“Hai puteri Babel, yang akan dibinasakan, berbahagialah orang yang membalas kepadamu perbuatan-perbuatan yang kaulakukan kepada kami!”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Obaja 1:12
✕ Sering dikira
Mengira larangan ini hanya berlaku untuk Edom, bukan kita.
✓ Yang sebenarnya
Ini prinsip universal: jangan bersukacita atas penderitaan orang lain.
✕ Sering dikira
Menganggap perkataan sombong hanya soal kata-kata, bukan sikap hati.
✓ Yang sebenarnya
Berbicara dengan bangga berasal dari hati yang sombong, seperti yang ditekankan di ayat ini.
Renungan
Renungan Singkat Obaja 1:12
Saat orang lain gagal atau menderita, jangan sekali-kali merasa puas atau bangga. Hati yang penuh kasih akan turut berduka dan berdoa. Mari kita belajar berempati, bukan bersukacita di atas penderitaan orang lain.
Ya Bapa, ubahlah hati kami yang mungkin iri atau bangga saat orang lain jatuh. Ajari kami untuk bersukacita dengan orang yang bersukacita dan menangis dengan orang yang menangis. Amin.