Aliansi Pernikahan Tersembunyi
Nehemia 6:18
Intrik dan Penyelesaian Tembok
“Banyak orang di Yehuda terikat sumpah dengannya, sebab dia adalah menantu Sekhanya, anak Arah, sedangkan Yohanan, anaknya, telah mengambil anak Mesulam, anak Berekhya, sebagai istri.”Nehemia 6:18 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“karena banyak orang di Yehuda mempunyai ikatan sumpah dengan dia, sebab ia adalah menantu Sekhanya bin Arah, sedang Yohanan, anaknya, mengambil anak Mesulam bin Berekhya sebagai isteri.”Nehemia 6:18 · TB
Terjemahan Baru
“Banyak orang Yahudi berteman dengan Tobia, karena ia menantu Sekhanya anak Arah. Lagipula Yohanan, anak Tobia, kawin dengan anak perempuan Mesulam anak Berekhya.”Nehemia 6:18 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“karena banyak orang Yehuda sudah berjanji setia kepada Tobia, sebab dia adalah menantu Sekanya anak Ara. Dan anak Tobia, yaitu Yohanan, sudah menikah dengan anak perempuan Mesulam anak Berekya.”Nehemia 6:18 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“For there were many in Judah sworn unto him, because he was the son in law of Shechaniah the son of Arah; and his son Johanan had taken the daughter of Meshullam the son of Berechiah.”Nehemia 6:18 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Nehemia 6:18?
Banyak orang Yehuda terikat sumpah dengan Tobia karena ikatan keluarga dan pernikahan, sehingga mereka memihak dia dan memuji dia di depan Nehemia. Ini menunjukkan bagaimana hubungan keluarga dapat mempengaruhi kesetiaan politik dan rohani.
Latar belakang
Ikatan yang Mengkhawatirkan
Banyak orang di Yehuda terikat sumpah dengan Tobia, dan hubungan itu diperkuat dengan pernikahan: Tobia menikahi putri seorang tokoh, dan anaknya menikahi putri keluarga lain. Pernikahan menjadi alat politik untuk mengikat kesetiaan, menjadikan Tobia memiliki akar yang dalam di komunitas Yehuda.
Di mana
Yerusalem
Catatan Nehemia, suasana reflektif
Kapan
~445 SM
Setelah tembok selesai
Yang berbicara
Nehemia
Pemimpin Yehuda yang waspada, ~40an
Kepada
Pembaca kitab
Orang yang peduli dengan integritas kepemimpinan
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
רָב
rav · terikat
banyak, atau menjadi banyak
שָׁבוּעַ
shavua · sumpah
janji yang diikat dengan sumpah
חָתָן
chatan · menantu
pengantin pria, menantu laki-laki
Kata 'terikat' (rav, yang berarti banyak) menunjukkan bahwa jumlah orang yang berkomplot tidak sedikit. Sumpah (shavua) adalah ikatan serius yang sulit diputus. Istilah 'menantu' (chatan) menekankan ikatan keluarga yang kuat, menjadikan Tobia seperti bagian dari keluarga besar Yehuda.
Tahukah kamu
Pernikahan sebagai Strategi Politik
Pada zaman itu, pernikahan sering digunakan untuk menjalin aliansi politik dan ekonomi. Tobia, yang mungkin orang Amon, berhasil menembus elit Yehuda melalui pernikahan, mirip seperti yang dilakukan keluarga-keluarga di Timur Dekat kuno.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Nehemia 6:18
Amsal 6:1-2
Bahaya ikatan tidak sehat
“Hai anakku, jika engkau menjadi penjamin bagi sesamamu, dan membuat persetujuan untuk orang lain, maka engkau terjerat oleh perkataan mulutmu, tertangkap oleh perkataan mulutmu.”
Kejadian 2:24
Ikatan pernikahan yang dalam
“Sebab itu seorang laki-laki akan meninggalkan ayahnya dan ibunya dan bersatu dengan isterinya, sehingga keduanya menjadi satu daging.”
2 Korintus 6:14
Peringatan tentang persekutuan
“Janganlah kamu merupakan pasangan yang tidak seimbang dengan orang-orang yang tak percaya.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Nehemia 6:18
✕ Sering dikira
Menganggap semua pernikahan antar bangsa selalu salah.
✓ Yang sebenarnya
Teks tidak menghakimi pernikahan itu sendiri, tetapi mengungkapkan bagaimana ikatan itu dimanfaatkan untuk melawan kepentingan umat.
✕ Sering dikira
Mengira Tobia orang Yahudi asli.
✓ Yang sebenarnya
Tobia disebut 'orang Amon' (Nehemia 2:19), tetapi karena pernikahan dan jabatan ia diterima di kalangan pembesar Yehuda.
Renungan
Renungan Singkat Nehemia 6:18
Hubungan keluarga bisa menjadi berkat, tapi juga bisa menjadi godaan untuk berkompromi. Bijaklah dalam memilih prioritas; jangan biarkan ikatan darah menghalangi ketaatan kepada Tuhan dan kebenaran.
Tuhan, tolong aku untuk tidak membiarkan hubungan keluarga atau sosial menghalangi kesetiaanku kepada-Mu. Berikan aku keberanian untuk berdiri di pihak yang benar. Amin.