Surat Tobia yang Menakut-nakuti
Nehemia 6:19
Nehemia Menghadapi Intimidasi dan Menyelesaikan Tembok
“Mereka juga menyebutkan semua kebaikannya di hadapanku dan menyampaikan perkataanku kepadanya. Lalu, dia mengirimkan surat kepadaku untuk menakut-nakuti aku.”Nehemia 6:19 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Juga mereka sebut-sebut segala kebaikan Tobia di mukaku dan segala perkataanku terus dibeberkan kepadanya. Pula Tobia mengirim surat-surat untuk menakut-nakutkan aku.”Nehemia 6:19 · TB
Terjemahan Baru
“Meskipun Tobia terus-menerus menulis surat kepadaku untuk menakut-nakuti aku, namun para pemimpin Yahudi itu menyebut-nyebut di depanku segala kebaikan Tobia. Selain itu semua yang kukatakan, mereka laporkan kepadanya.”Nehemia 6:19 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Para bangsawan itu pun sering memuji-muji perbuatan baik Tobia di hadapan saya, juga melaporkan kata-kata saya kepada Tobia. Itulah sebabnya Tobia terus saja mengirim surat untuk menakut-nakuti saya.”Nehemia 6:19 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“Also they reported his good deeds before me, and uttered my words to him. And Tobiah sent letters to put me in fear.”Nehemia 6:19 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Nehemia 6:19?
Ayat ini menunjukkan bahwa Tobia terus berusaha mengganggu Nehemia melalui surat dan pengaruh para pembesar Yehuda yang memiliki hubungan keluarga dengannya. Mereka memuji Tobia di depan Nehemia dan menyampaikan perkataan Nehemia kepadanya, dengan tujuan untuk menakut-nakuti dan melemahkan semangat Nehemia dalam menyelesaikan pembangunan tembok. Ini adalah bagian dari serangan psikologis musuh terhadap pekerjaan Allah.
Latar belakang
Intimidasi Terakhir yang Gagal
Meskipun tembok telah selesai, musuh-musuh Nehemia terus berupaya melemahkannya. Tobia, yang punya banyak koneksi di Yehuda, mengirim surat untuk menakut-nakuti Nehemia agar mundur dan kehilangan kredibilitas. Nehemia mencatat ini sebagai bagian dari serangan psikologis yang harus dihadapinya.
Di mana
Yerusalem
Setelah tembok selesai, saat pemerintahan Nehemia
Kapan
~445 SM
Pemulihan Yehuda
Yang berbicara
Nehemia
Gubernur Yehuda, bekas juru minum raja Persia, pemimpin pembangunan tembok
Kepada
Pembaca kitab
Komunitas Yehuda pasca-pembuangan, membutuhkan dorongan iman
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
אמר
'amar · menyebutkan
berkata atau memberitakan, sering dipakai untuk menyampaikan informasi
טובה
tovah · kebaikan
kebaikan, hal yang baik, atau perbuatan baik
ירא
yare' · menakut-nakuti
takut, membuat takut, atau menggetarkan hati
Kata-kata ini menunjukkan taktik musuh: mereka memutarbalikkan berita (mengatakan hal baik tentang Tobia) untuk menimbulkan ketakutan. Nehemia melihatnya sebagai upaya melemahkan semangat, bukan kebenaran.
Tahukah kamu
Sumpah pernikahan sebagai alat politik
Tobia memiliki ikatan keluarga dengan orang-orang penting Yehuda, seperti menjadi menantu Sekhanya, dan anaknya menikah dengan keluarga Berekhya. Ini membuatnya punya pengaruh besar, sehingga suratnya diperhitungkan.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Nehemia 6:19
Mazmur 56:4
berlawanan dengan takut
“Kepada Allah aku percaya; aku tidak takut. Apakah yang dapat dilakukan manusia kepadaku?”
Amsal 29:25
takut adalah jerat
“Takut kepada orang adalah jerat, tetapi siapa percaya kepada TUHAN, ia dilindungi.”
Yesaya 41:10
jangan takut
“Jangan takut, sebab Aku menyertai engkau; janganlah bimbang, sebab Aku ini Allahmu.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Nehemia 6:19
✕ Sering dikira
Mengira Nehemia takut dan surat Tobia membuatnya gentar.
✓ Yang sebenarnya
Nehemia mencatat ini sebagai bukti strategi musuh, tetapi ia tidak mengubah tindakannya.
✕ Sering dikira
Menganggap semua pembesar Yehuda adalah pengkhianat.
✓ Yang sebenarnya
Mereka mungkin hanya terjebak jaringan sosial, tetapi Nehemia tetap waspada tanpa menuduh semua.
Renungan
Renungan Singkat Nehemia 6:19
Kita mungkin menghadapi orang-orang yang mencoba mengintimidasi kita melalui kata-kata atau tekanan sosial. Jangan biarkan takut menghentikan pekerjaan yang Tuhan percayakan kepada kita. Tetap fokus pada tujuan dan percayalah bahwa Tuhan akan menjaga kita.
Tuhan, berikanlah aku keteguhan hati untuk tidak goyah oleh intimidasi orang lain, dan kiranya aku selalu mengandalkan kekuatan-Mu. Amin.