Nehemia Menemukan Kamar Tobia
Nehemia 13:7
Pembaruan Perjanjian dan Pemisahan
PerikopPerintah Nehemia yang Terakhir · Nehemia 13:1-31 →“Lalu, aku berangkat ke Yerusalem dan mengetahui kejahatan yang dilakukan Elyasib demi Tobia, yaitu menyediakan satu kamar di bait Allah untuk Tobia.”Nehemia 13:7 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Lalu aku tiba di Yerusalem dan melihat kejahatan yang dibuat Elyasib untuk keuntungan Tobia, sebab bagi Tobia ini telah disediakannya sebuah bilik di pelataran rumah Allah.”Nehemia 13:7 · TB
Terjemahan Baru
“untuk kembali ke Yerusalem. Setibanya di sini, aku terkejut mengetahui bahwa Elyasib telah memberikan kepada Tobia sebuah kamar di Rumah TUHAN.”Nehemia 13:7 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“dan sewaktu tiba di Yerusalem, saya mendapati Elyasib sudah mengizinkan Tobia menggunakan ruangan besar itu! Hal itu melanggar kesucian rumah TUHAN!”Nehemia 13:7 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And I came to Jerusalem, and understood of the evil that Eliashib did for Tobiah, in preparing him a chamber in the courts of the house of God.”Nehemia 13:7 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Nehemia 13:7?
Nehemia kembali ke Yerusalem setelah beberapa waktu di Babel dan menemukan bahwa Elyasib, seorang imam, telah menyalahgunakan ruang di bait Allah untuk kepentingan Tobia, yang bukan orang Israel. Tindakan ini menunjukkan penyalahgunaan wewenang dan pelanggaran kekudusan rumah Tuhan.
Latar belakang
Kembali dan Menemukan Kejahatan
Nehemia telah kembali ke Babel menghadap raja Artahsasta, tetapi kemudian mendapat izin untuk kembali ke Yerusalem. Sesampainya di sana, ia menyelidiki dan menemukan bahwa Elyasib, imam yang mengawasi gudang bait Allah, telah memberikan kamar besar kepada Tobia, orang Amon yang menjadi musuh Israel. Nehemia menganggap tindakan ini sebagai kejahatan karena menajiskan bait Allah.
Di mana
Yerusalem
Di bait Allah, saat pemeriksaan
Kapan
~430 SM
Pasca-pembuangan
Yang berbicara
Nehemia
Gubernur Yehuda, pemimpin yang peduli pada kemurnian ibadah
Kepada
Pembaca kitab
Orang Israel yang mempelajari sejarah pemulihan
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
רָעָה
ra'ah · jahat
sesuatu yang buruk, jahat, atau merugikan
יָדַע
yada · mengetahui
mengenal, memahami, atau mengalami secara langsung
עָשָׂה
asah · menyediakan
membuat, melakukan, atau menyiapkan
Kata 'jahat' (ra'ah) menunjukkan bahwa Nehemia menilai tindakan Elyasib secara moral, bukan sekadar pelanggaran aturan. 'Mengetahui' (yada) berarti ia menyelidiki dan memahami situasi, sementara 'menyediakan' (asah) menekankan bahwa Elyasib secara aktif merencanakan dan melaksanakan pemberian kamar itu.
Tahukah kamu
Tobia Bukan Orang Sembarangan
Tobia adalah orang Amon yang sering disebut sebagai lawan Nehemia dalam upaya membangun tembok Yerusalem. Ia memiliki hubungan keluarga dengan para imam melalui pernikahan, sehingga mudah baginya untuk mendapatkan kamar di bait Allah.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Nehemia 13:7
Imamat 19:30
Kekudusan bait
“Kamu harus memelihara hari-hari Sabat-Ku dan menghormati tempat kudus-Ku; Akulah Tuhan.”
Bilangan 22:5-6
Musuh Israel
“Raja Moab mengirim utusan kepada Bileam untuk mengutuk Israel.”
Nehemia 2:10
Tobia lawan
“Ketika Sanbalat dan Tobia mendengar hal itu, mereka sangat kesal karena ada orang yang datang untuk memperhatikan kepentingan orang Israel.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Nehemia 13:7
✕ Sering dikira
Menganggap Nehemia marah karena Tobia orang asing, padahal alasan utamanya adalah bait Allah dicemarkan.
✓ Yang sebenarnya
Nehemia marah karena kekudusan bait Allah dilanggar, bukan semata-mata karena Tobia bukan orang Yahudi.
✕ Sering dikira
Mengira Elyasib melakukan ini tanpa sepengetahuan siapa pun, padahal ini dilakukan saat Nehemia tidak ada, tetapi mungkin diketahui oleh orang lain.
✓ Yang sebenarnya
Teks hanya mengatakan Nehemia tidak ada; tidak berarti tindakan Elyasib dilakukan secara tersembunyi.
Renungan
Renungan Singkat Nehemia 13:7
Kita perlu waspada terhadap penyalahgunaan dalam pekerjaan Tuhan, baik itu waktu, dana, atau fasilitas. Jika kita menemukan hal yang tidak benar, kita dipanggil untuk bertindak, bukan diam.
Tuhan, berikan kami keberanian untuk meluruskan hal-hal yang salah di dalam gereja-Mu, sesuai dengan kebenaran-Mu. Amin.