Jarah rampasan emas

Nahum 2:9

Kejatuhan Niniwe yang Tak Terelakkan

PerikopNiniwe Akan Dihancurkan · Nahum 2:1-13 →
“Rampaslah perak, rampaslah emas! Sebab, tidak ada habisnya persediaan harta benda, kelimpahan semua barang yang indah-indah!”

Nahum 2:9 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Nahum 2:9?

Niniwe sangat kaya, tetapi kekayaan itu tidak dapat menyelamatkan mereka. Para penjarah diundang untuk merampas perak dan emas tanpa batas. Ini menunjukkan bahwa harta benda tidak berguna saat penghakiman Tuhan datang.

Latar belakang

Seruan menjarah

Nahum menyampaikan seruan perang untuk menjarah perak dan emas Niniwe yang tak terhitung jumlahnya, karena kekayaan harta benda yang melimpah. Ini menandakan kehancuran total Niniwe dan perampasan kekayaannya oleh musuh.

Di mana

Niniwe

Seruan untuk menjarah kekayaan kota

Kapan

~650 SM

Kerajaan Yehuda

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Pengepungan Niniwe oleh Babel/Media
Kehancuran Niniwe (612 SM)
Kamu di sini
N

Yang berbicara

Nahum

nabi dari Elkosh, ~abad ke-7 SM

P

Kepada

Pembaca/umat Israel

umat yang hidup di bawah ancaman Asyur

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

בֹּז

boz · rampas

menjarah atau mengambil rampasan

כֶּסֶף

kesef · perak

logam mulia berwarna putih

חָרוּץ

charuts · emas

logam kuning berharga; juga berarti ketajaman

Perintah menjarah ini ironis: kekayaan yang dikumpulkan Asyur melalui kekerasan kini dirampas. Kata 'charuts' juga bisa berarti 'keputusan', menandakan keputusan penghakiman.

Tahukah kamu

Kekayaan Niniwe

Niniwe terkenal dengan kekayaan luar biasa dari rampasannya, seperti terlihat dari penggalian arkeologis yang menemukan banyak artefak berharga.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Nahum 2:9

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Nahum 2:9

✕  Sering dikira

Mengira seruan menjarah ini ditujukan kepada Israel.

✓  Yang sebenarnya

Ini adalah perintah Tuhan kepada penyerbu Niniwe, bukan ajakan biadab.

✕  Sering dikira

Mengira ini menyiratkan bahwa Tuhan ingin umat-Nya menjadi kaya dengan menjarah.

✓  Yang sebenarnya

Konteksnya adalah pembalasan terhadap Asyur, bukan norma untuk orang percaya.

Renungan

Renungan Singkat Nahum 2:9

Kekayaan dan harta benda bukanlah jaminan keamanan. Kita boleh menikmati berkat Tuhan, tetapi jangan pernah menjadikannya sebagai andalan utama, melainkan berbagi dan menggunakan untuk kemuliaan-Nya.

Tuhan, jauhkan aku dari cinta uang yang berlebihan. Bantu aku menjadi pengelola yang bijak atas berkat-Mu. Amin.