Kota yang sombong tersungkur
Zefanya 2:15
Hari Murka dan Pemulihan
PerikopHukuman bagi Bangsa-Bangsa · Zefanya 2:4-15 →““Itulah kota yang bersukaria, yang penduduknya tinggal dengan tenteram, dan yang berkata dalam hatinya, ‘Aku, dan tidak ada yang lain!’ Betapa ia telah menjadi tempat yang gersang, tempat pembaringan binatang-binatang liar. Setiap orang yang melewatinya akan bersiul dan mengibaskan tangannya.””Zefanya 2:15 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Itulah kota yang beria-ria yang penduduknya begitu tenteram dan yang berkata dalam hatinya: "Hanya ada aku dan tidak ada yang lain!" Betapa dia sudah menjadi tempat yang tandus, tempat pembaringan bagi binatang-binatang liar. Setiap orang yang lewat dari padanya akan bersuit dan mengayun-ayunkan tangannya.”Zefanya 2:15 · TB
Terjemahan Baru
“Itulah yang akan terjadi pada kota yang riang gembira itu dan yang menganggap dirinya aman tenteram. Penduduknya mengira bahwa kota mereka itu kota yang paling besar di dunia. Alangkah sepi daerah itu, tak ada penghuninya kecuali binatang-binatang hutan yang bersarang di situ! Setiap orang yang lewat di kota itu akan terkejut dan merasa ngeri.”Zefanya 2:15 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“This is the rejoicing city that dwelt carelessly, that said in her heart, I am, and there is none beside me: how is she become a desolation, a place for beasts to lie down in! every one that passeth by her shall hiss, and wag his hand.”Zefanya 2:15 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Zefanya 2:15?
Niniwe yang dulu merasa aman dan berkata 'Aku sendiri, tidak ada yang lain' akan menjadi reruntuhan yang mengerikan. Ini mengingatkan bahwa kesombongan dan merasa cukup tanpa Tuhan akan berujung pada kehancuran.
Latar belakang
Sindiran terhadap kesombongan
Niniwe digambarkan sebagai kota yang bersukaria, merasa aman dan percaya diri, berkata 'Aku, dan tidak ada yang lain!'. Namun, ia akan menjadi gersang dan ditinggalkan, dan orang-orang yang lewat akan bersiul serta mengibaskan tangan sebagai ejekan.
Di mana
Niniwe
Kota Asyur yang akan dihancurkan
Kapan
~620 SM
Monarki Akhir
Yang berbicara
Zefanya
Nabi keturunan raja, ~30 tahun
Kepada
Umat Yehuda
Penduduk Yerusalem yang keras kepala
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
עָלִיז
aliz · bersukaria
bersorak sorai, penuh kegembiraan
בָּטוּחַ
betuach · tenteram
merasa aman, percaya diri
שַׁמָּה
shammah · gersang
kekagetan, kehancuran, kengerian
Kata-kata ini menunjukkan ironi: kota yang bersukaria dan merasa aman akan menjadi kekagetan yang mengerikan. Kesombongan dan rasa aman palsu akan berujung pada kehancuran.
Tahukah kamu
Bersiul sebagai ejekan
Bersiul dan mengibaskan tangan adalah ekspresi ejekan dan kepuasan atas kejatuhan musuh di dunia kuno. Ini menunjukkan bagaimana Niniwe akan menjadi tontonan.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Zefanya 2:15
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Zefanya 2:15
✕ Sering dikira
Menganggap ini hanya untuk Niniwe, bukan untuk kita.
✓ Yang sebenarnya
Ini peringatan bahwa kesombongan dan rasa aman palsu bisa menimpa siapa saja.
✕ Sering dikira
Mengira 'bersiul' adalah tanda sukacita.
✓ Yang sebenarnya
Itu adalah ejekan terhadap kehancuran.
Renungan
Renungan Singkat Zefanya 2:15
Jangan pernah merasa diri kita cukup dan tidak membutuhkan Tuhan. Kerendahan hati di hadapan Tuhan adalah kunci untuk selamat dari penghakiman-Nya.
Tuhan, ampunilah kesombonganku dan ajarilah aku untuk selalu bergantung pada-Mu, bukan pada kekuatanku sendiri. Amin.