Jangan Bernubuat!

Mikha 2:6-11

Mikha Tidak Boleh Bernubuat

Latar belakang

Penolakan terhadap Nubuat Allah

Orang-orang yang bersalah menolak mendengar nubuat Mikha, memintanya untuk berhenti bernubuat. Mereka berpikir bahwa jika mereka tidak mendengarnya, maka aib tidak akan menimpa mereka.

Di mana

Yerusalem

Di hadapan para pembesar dan rakyat

Kapan

~735 SM

Kerajaan Terpecah

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Mikha menubuatkan hukuman
Ratapan Mikha (ayat 4)
Kamu di sini
M

Yang berbicara

Mikha

Nabi dari Moresyet, ~750 SM, peduli keadilan sosial

P

Kepada

Para Penindas

Orang-orang yang menentang nabi dan tidak mau ditegur

Arti tiap ayat

Penjelasan Mikha 2:6-11 Ayat per Ayat

Mikha 2:6

Orang-orang yang tidak mau mendengar teguran menyuruh para nabi berhenti bernubuat, dengan dalih bahwa pesan itu tidak akan mendatangkan aib atau malu. Mereka lebih suka mendengar nubuat palsu yang menyenangkan…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Mikha 2:7

Ayat ini mempertanyakan apakah Roh TUHAN tidak sabar atau bertindak tidak adil. TUHAN menegaskan bahwa firman-Nya selalu mendatangkan kebaikan bagi orang yang hidup benar. Jadi, kritik dari para pemimpin yang menolak…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Mikha 2:8

Ayat ini menegaskan bahwa umat TUHAN sendiri bangkit seperti musuh terhadap sesamanya. Mereka merampas jubah orang yang hidup aman dan tidak bersalah, seperti tentara yang menjarah. Ini adalah gambaran ketidakadilan…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Mikha 2:9

Ayat ini mengecam para pemimpin yang mengusir perempuan-perempuan dari rumah yang mereka cintai dan mengambil kebahagiaan anak-anak mereka. Tindakan ini merampas semarak atau kemuliaan yang TUHAN berikan untuk…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Mikha 2:10

Ayat ini memerintahkan umat untuk bangkit dan pergi karena tempat yang mereka diami sudah tercemar dan akan dihancurkan. Ini adalah akibat dari dosa mereka yang merampas dan menindas sesama. Tempat yang seharusnya…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Mikha 2:11

Ayat ini menunjukkan bahwa bangsa itu lebih suka mendengar nubuat palsu yang menyenangkan, seperti janji tentang anggur dan arak, daripada kebenaran yang menegur dosa. Mereka menganggap orang yang berkata sesuai…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Baca Mikha 2 selengkapnya