Pertanyaan retoris tentang kesabaran TUHAN

Mikha 2:7

Tuhan Melawan Ketidakadilan

Bukankah sudah dikatakan, hai keturunan Yakub? Apakah Roh TUHAN kurang sabar? Atau seperti inikah perbuatan-Nya? Bukankah firman-Ku mengerjakan yang baik bagi orang-orang yang hidup benar?

Mikha 2:7 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Mikha 2:7?

Ayat ini mempertanyakan apakah Roh TUHAN tidak sabar atau bertindak tidak adil. TUHAN menegaskan bahwa firman-Nya selalu mendatangkan kebaikan bagi orang yang hidup benar. Jadi, kritik dari para pemimpin yang menolak nubuat justru menunjukkan mereka tidak berjalan dalam kebenaran.

Latar belakang

Mikha menantang pemimpin yang serakah

Para pemimpin menyuruh nabi berhenti bernubuat, tapi Mikha menyindir mereka dengan pertanyaan retoris. Ia menegaskan bahwa Roh TUHAN tidak sabar terhadap kejahatan dan firman-Nya membawa kebaikan bagi yang benar.

Di mana

Yerusalem

Di jalanan atau pasar, saat publik

Kapan

~700 SM

Kerajaan Terpecah

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Perang saudara
Pembuangan Babel
Kamu di sini
M

Yang berbicara

Mikha

Nabi dari Moresyet, ~700 SM, membela orang kecil

P

Kepada

Para pemimpin Israel

Elit Yehuda yang menindas rakyat

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

קָצַר

qatsar · sabar

menjadi pendek, tidak sabar

מַעֲלָל

ma'alal · perbuatan-Nya

tindakan atau perbuatan

יָשָׁר

yashar · benar

lurus, jujur, sesuai standar

Ketiganya menekankan bahwa TUHAN tidak cepat marah, tetapi perbuatan-Nya selalu selaras dengan kebaikan bagi yang hidup benar, bukan untuk yang zalim.

Tahukah kamu

Mikha namanya berarti 'Siapa seperti TUHAN?'

Nama Mikha sendiri adalah pertanyaan retoris yang mengingatkan bahwa tidak ada yang seperti TUHAN, termasuk dalam hal kesabaran dan keadilan.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Mikha 2:7

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Mikha 2:7

✕  Sering dikira

Mikha menyatakan Allah tidak punya kesabaran sama sekali.

✓  Yang sebenarnya

Yang ia maksud adalah Allah tidak sabar terhadap kejahatan yang terus-menerus, bukan bahwa Ia lekas marah tanpa alasan.

✕  Sering dikira

Firman Tuhan hanya berlaku untuk orang benar, bukan untuk semua.

✓  Yang sebenarnya

Firman-Nya memang membawa kebaikan bagi yang benar, tetapi juga membawa konsekuensi bagi yang jahat.

Renungan

Renungan Singkat Mikha 2:7

Saat kita merasa firman Tuhan tidak berpihak kepada kita, mungkin kita perlu memeriksa cara hidup kita. Apakah kita benar-benar hidup benar di hadapan-Nya? Firman Tuhan selalu baik bagi yang mau taat.

Tuhan, mampukan aku hidup benar agar firman-Mu selalu menjadi kebaikan bagiku. Amin.