Marot Menanti dengan Cemas
Mikha 1:12
Tuhan Datang Menghakimi
“Sebab, dengan bimbang penduduk Marot menantikan keadaan baik. Sebab, malapetaka turun dari TUHAN sampai ke pintu gerbang Yerusalem.”Mikha 1:12 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Dengan bimbang penduduk Marot berharap akan kebaikan. Sebab malapetaka turun dari pada TUHAN sampai ke pintu gerbang Yerusalem.”Mikha 1:12 · TB
Terjemahan Baru
“Malapetaka dari TUHAN telah sampai di depan pintu gerbang Yerusalem! Karena itu, tidak mungkin orang Marot mengharapkan pertolongan.”Mikha 1:12 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“For the inhabitant of Maroth waited carefully for good: but evil came down from the LORD unto the gate of Jerusalem.”Mikha 1:12 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Mikha 1:12?
Penduduk Marot menantikan kebaikan dengan cemas, tetapi malapetaka turun dari TUHAN sampai ke pintu gerbang Yerusalem. Harapan mereka sia-sia karena hukuman Allah tidak bisa dihindari. Ini menunjukkan bahwa manusia tidak bisa menghindar dari keadilan Allah, meskipun mereka menunggu dengan gelisah.
Latar belakang
Harapan yang Gagal
Penduduk Marot menantikan kebaikan, tetapi mereka akan kecewa karena malapetaka dari Tuhan sudah sampai ke pintu gerbang Yerusalem. Mereka bimbang karena harapan mereka tidak akan terwujud.
Di mana
Marot
Kota di Yehuda, dekat Lakhis
Kapan
~735 SM
Kerajaan Terbagi
Yang berbicara
Mikha
Nabi dari Moresyet, ~735 SM
Kepada
Penduduk Marot
Warga kota di Yehada yang berharap akan selamat
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
חלה
chalah · bimbang
menjadi sakit, lemah, atau cemas
קוה
qavah · menantikan
menanti-nantikan dengan harapan
רע
ra' · malapetaka
kejahatan, bencana, atau malapetaka
Kata-kata ini menggambarkan kekecewaan yang mendalam: harapan yang kuat (qavah) berubah menjadi kecemasan (chalah) karena malapetaka (ra') yang pasti datang dari Tuhan.
Tahukah kamu
Marot berarti 'kepahitan'
Nama Marot berasal dari kata 'maror' yang berarti 'pahit'. Ironisnya, mereka menantikan hal baik tetapi akan mengalami kepahitan.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Mikha 1:12
Amsal 13:12
Harapan yang mengecewakan
“Harapan yang tertunda menyakitkan hati, tetapi keinginan yang terpenuhi adalah pohon kehidupan.”
Yesaya 59:9
Menantikan yang tidak datang
“Sebab itu keadilan tetap jauh dari kami, dan kebenaran tidak sampai kepada kami; kami menantikan terang, tetapi hanya ada kegelapan.”
Yeremia 8:15
Penantian yang sia-sia
“Kami mengharapkan damai, tetapi tidak datang sesuatu yang baik; kami mengharapkan waktu kesembuhan, tetapi lihat, ada kedahsyatan!”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Mikha 1:12
✕ Sering dikira
Marot adalah kota yang akan selamat dari malapetaka.
✓ Yang sebenarnya
Marot justru akan terkena dampak malapetaka yang sampai ke Yerusalem.
✕ Sering dikira
Malapetaka itu berasal dari musuh, bukan dari Tuhan.
✓ Yang sebenarnya
Mikha menegaskan bahwa malapetaka itu turun dari TUHAN, meskipun Asyur adalah alat-Nya.
Renungan
Renungan Singkat Mikha 1:12
Ketika kita menantikan hal baik, kita harus belajar berserah dan mengakui otoritas Tuhan. Jangan hanya bergantung pada perasaan cemas, tetapi percayalah bahwa Tuhan punya rencana yang lebih besar, bahkan di tengah kesulitan.
Ya Tuhan, di tengah kecemasan dan ketidakpastian, ajarlah aku untuk tetap berharap kepada-Mu dan menerima kehendak-Mu dengan tenang. Amin.