Kota-kota Berduka
Mikha 1:11
Tuhan Datang Menghakimi
“Berjalanlah, hai penduduk Safir, dengan telanjang dan malu. Penduduk Zaanan tidak keluar Ratapan Bet-Haezel akan mengambil perlindungannya.”Mikha 1:11 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Berkemaslah, hai penduduk Safir, dengan telanjang dan malu. Tidak berani keluar penduduk Zaanan. Ratapan Mikha 1.12–2.1 3 Bet-Haezel menghalangi engkau untuk tetap berdiri.”Mikha 1:11 · TB
Terjemahan Baru
“Kamu penduduk Safir, berangkatlah ke pembuangan tanpa pakaian dan dengan perasaan malu! Orang-orang Zaanan tidak berani keluar dari kota mereka. Jeritan penduduk Bet-Haezel menunjukkan kepadamu bahwa di sana tak ada perlindungan lagi.”Mikha 1:11 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Pass ye away, thou inhabitant of Saphir, having thy shame naked: the inhabitant of Zaanan came not forth in the mourning of Bethezel; he shall receive of you his standing.”Mikha 1:11 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Mikha 1:11?
Penduduk Safir akan berjalan telanjang dan malu, penduduk Zaanan tidak berani keluar, dan ratapan Bet-Haezel akan mengambil perlindungan. Ini menggambarkan kepanikan dan rasa malu yang melanda berbagai kota di Yehuda ketika musuh menyerang. Semua tempat yang tadinya aman menjadi tidak berdaya.
Latar belakang
Perintah Berjalan Telanjang
Mikha memerintahkan penduduk Safir untuk berjalan telanjang dan malu, sebagai tanda penghinaan dan kehancuran. Penduduk Zaanan tidak berani keluar, dan ratapan Bet-Haezel akan menghilangkan perlindungan mereka.
Di mana
Yerusalem
Nubuat tentang kota-kota di Yehuda
Kapan
~735 SM
Kerajaan Terbagi
Yang berbicara
Mikha
Nabi dari Moresyet, ~735 SM
Kepada
Penduduk Safir dan Zaanan
Warga kota-kota Yehuda yang akan dihukum
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
ערום
arom · telanjang
tanpa pakaian, telanjang
בושה
bushah · malu
rasa malu atau aib
יצא
yatsa · keluar
keluar, pergi ke luar
Ketiga kata ini menekankan bahwa penghakiman akan membawa rasa malu yang total—mereka akan telanjang dan tidak berani keluar, tanda kehilangan martabat dan keamanan.
Tahukah kamu
Safir berarti 'indah'
Nama Safir berasal dari kata Ibrani 'sappir' yang berarti 'indah' atau 'permata'. Ironisnya, mereka akan dipermalukan dengan telanjang.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Mikha 1:11
Yesaya 47:3
Telanjang sebagai aib
“Ketelanjanganmu akan tersingkap, bahkan aibmu akan kelihatan.”
Ratapan 1:8
Ketelanjangan karena dosa
“Yerusalem berdosa besar, sebab itu ia menjadi najis; semua yang menghormatinya memandang dia dengan hina, karena mereka melihat ketelanjangannya.”
Mikha 1:8
Mikha sendiri telanjang
“Aku akan berjalan tanpa alas kaki dan telanjang.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Mikha 1:11
✕ Sering dikira
Perintah berjalan telanjang bersifat harfiah untuk semua orang.
✓ Yang sebenarnya
Ini adalah tindakan simbolis yang sering dilakukan nabi untuk menggambarkan penghakiman, bukan perintah harfiah.
✕ Sering dikira
Zaanan tidak keluar karena takut musuh.
✓ Yang sebenarnya
Konteksnya adalah mereka tidak berani keluar karena malu dan takut akan penghakiman Tuhan.
Renungan
Renungan Singkat Mikha 1:11
Tuhan mengizinkan kita mengalami kehancuran dan rasa malu agar kita menyadari bahwa keselamatan tidak datang dari tempat atau kekuatan sendiri, tetapi hanya dari Dia. Saat rasa malu datang, jangan lari dari Tuhan; justru datanglah kepada-Nya.
Tuhan, ketika aku merasa malu dan tak berdaya, ingatkanlah aku bahwa hanya Engkaulah tempat perlindungan yang sejati dan sumber kehormatanku. Amin.