Sungai tepuk tangan

Mazmur 98:8

Sang Raja Datang!

Biarlah sungai-sungai bertepuk tangan; biarlah gunung-gunung bersorak-sorai bersama-sama

Mazmur 98:8 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Mazmur 98:8?

Ayat ini menggunakan gambaran puitis tentang sungai yang bertepuk tangan dan gunung yang bersorak-sorai. Ini adalah bahasa kiasan yang menunjukkan seluruh alam semesta dipenuhi sukacita menyambut Tuhan. Alam semesta tidak hanya menjadi saksi, tetapi juga ikut merayakan kehadiran Tuhan yang membawa keadilan.

Latar belakang

Sungai dan gunung bersukacita

Pemazmur menggunakan personifikasi: sungai bertepuk tangan dan gunung bersorak-sorai bersama. Ini menggambarkan seluruh alam semesta ikut merayakan kehadiran TUHAN.

Di mana

Yerusalem

Di bait suci, saat ibadah

Kapan

~950 SM

Kerajaan Israel

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Pembukaan tabut
Pembangunan bait
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Pemazmur

Nabi atau imam, ~950 SM

U

Kepada

Umat Israel

Bangsa pilihan Tuhan

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

יִמְחֲאוּ

yimkha'u · bertepuk

bertepuk tangan sebagai tanda sukacita

הָרִים

harim · gunung

gunung-gunung, simbol keagungan dan kekokohan

יְרַנֵּנוּ

yerannen · bersorak-sorai

bersorak nyaring dengan gembira

Sungai yang mengalir tenang digambarkan bertepuk tangan, dan gunung yang diam pun ikut bersorak. Ini menunjukkan bahwa semua ciptaan, yang tenang maupun yang kokoh, merespons dengan sukacita.

Tahukah kamu

Sungai yang bertepuk

Dalam budaya Timur Tengah kuno, tepuk tangan bukan hanya tanda pujian, tetapi juga cara untuk mengekspresikan kegembiraan yang meluap-luap.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Mazmur 98:8

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Mazmur 98:8

✕  Sering dikira

Menganggap ini sekadar metafora puitis tanpa makna nyata.

✓  Yang sebenarnya

Ini menunjukkan kepedulian Allah pada seluruh ciptaan, bukan hanya manusia.

✕  Sering dikira

Membedakan antara ciptaan yang hidup dan tidak hidup.

✓  Yang sebenarnya

Dalam Alkitab, semua ciptaan bisa memuji Allah (lihat Mazmur 148).

Renungan

Renungan Singkat Mazmur 98:8

Mari kita belajar dari alam yang responsif terhadap Tuhan. Saat kita beribadah atau berdoa, biarkan hati kita juga ikut bersukacita dengan sungguh-sungguh, bukan sekadar formalitas. Biarkan dorongan untuk memuji Tuhan berasal dari kedalaman hati.

Ya Tuhan, buatlah hatiku seperti sungai yang bertepuk tangan dan gunung yang bersorak, penuh sukacita saat menyambut kehadiran-Mu. Amin.