Bukit gemetar seperti anak domba

Mazmur 114:6

Gunung dan bukit gemetar

PerikopGemetar di Hadirat TUHAN · Mazmur 114:1-8 →
“Hai gunung-gunung, mengapa kamu melompat-lompat seperti domba-domba jantan? Hai bukit-bukit, seperti anak-anak domba?”

Mazmur 114:6 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Mazmur 114:6?

Gunung dan bukit ditanya mengapa mereka melompat seperti domba, menekankan bahwa alam semesta pun merespons kehadiran Allah dengan gentar dan takjub.

Latar belakang

Mengapa gunung melompat?

Pemazmur melanjutkan pertanyaan retoris kepada gunung dan bukit, menyamakan mereka dengan domba yang melompat. Ini menekankan kedaulatan Tuhan yang membuat ciptaan bertindak di luar kebiasaan.

Di mana

Yerusalem

Dalam ibadah di Bait Suci

Kapan

~950 SM

Setelah keluar dari Mesir, masa raja-raja

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Gunung Sinai bergetar
Pembuangan ke Babel
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Pemazmur

Penyair Israel, hamba Tuhan

G

Kepada

Gunung dan bukit

Elemen alam yang dipersonifikasikan

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

הֶהָרִים

heharim · gunung-gunung

gunung-gunung

גְּבָעוֹת

geva'ot · bukit-bukit

bukit-bukit

בְּנֵי צֹאן

bene tson · anak-anak domba

anak-anak domba

Perbandingan gunung dengan anak domba menunjukkan kuasa Tuhan yang membalikkan ekspektasi: yang kuat menjadi lemah, yang besar menjadi kecil, semua untuk memuliakan-Nya.

Tahukah kamu

Anak domba yang lucu

Perumpamaan bukit seperti anak domba menggambarkan kelembutan dan kepolosan, kontras dengan kekuatan gunung, menunjukkan bahwa semua ciptaan tunduk pada Tuhan.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Mazmur 114:6

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Mazmur 114:6

✕  Sering dikira

Menganggap gunung melompat secara literal sebagai peristiwa geologis

✓  Yang sebenarnya

Ini adalah hiperbola puitis untuk menunjukkan kuasa Tuhan, bukan kejadian fisik.

✕  Sering dikira

Mengira gunung dan bukit adalah dewa-dewa yang perlu ditakuti

✓  Yang sebenarnya

Di sini mereka adalah makhluk ciptaan yang tunduk pada Tuhan, bukan objek penyembahan.

Renungan

Renungan Singkat Mazmur 114:6

Jika gunung dan bukit saja mengakui kebesaran Tuhan, apalagi kita manusia. Mari menghampiri Tuhan dengan hormat dan kekaguman, bukan dengan sikap biasa-biasa saja.

Allah yang dahsyat, mampukan aku untuk selalu menghormati dan mengagungkan-Mu dalam segala hal. Amin.