Jeritan dari Pintu Gerbang Maut
Mazmur 9:13
Tuhan, Jangan Lupakan Orang Miskin
“(9-14) Kasihani aku, ya TUHAN; lihatlah penderitaanku karena mereka yang membenci aku. Engkau yang mengangkat aku dari pintu gerbang kematian”Mazmur 9:13 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“(9-14) Kasihanilah aku, ya TUHAN; lihatlah sengsaraku, disebabkan oleh orang-orang yang membenci aku, ya Mazmur 9.14–20 14 Engkau, yang mengangkat aku dari pintu gerbang maut,”Mazmur 9:13 · TB
Terjemahan Baru
“(9-14) Lihatlah, musuh menyengsarakan aku; kasihanilah aku, ya TUHAN, luputkanlah aku dari maut,”Mazmur 9:13 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Have mercy upon me, O LORD; consider my trouble which I suffer of them that hate me, thou that liftest me up from the gates of death:”Mazmur 9:13 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Mazmur 9:13?
Mazmur 9:13 adalah permohonan Daud agar Tuhan mengasihani dan melihat penderitaannya di tangan para pembenci. Daud mengakui bahwa Tuhan yang membalas penumpahan darah tidak melupakan jeritan orang tertindas, dan meminta pertolongan-Nya untuk diangkat dari pintu gerbang kematian, yaitu situasi yang mengancam nyawanya.
Latar belakang
Permohonan di Tengah Penderitaan
Daud, meskipun telah melihat banyak kemenangan, masih menghadapi musuh yang membenci. Ia berseru meminta belas kasihan, memohon agar Tuhan melihat penderitaannya dan mengangkatnya dari ambang kematian. Ini adalah doa yang lahir dari kedalaman tekanan dan kebutuhan akan pertolongan ilahi.
Di mana
Yerusalem
Di ruang pribadi atau bait Allah, saat berdoa.
Kapan
~1000 SM
Kerajaan Daud
Yang berbicara
Daud
Raja Israel, pemazmur, pejuang, namun tetap rendah hati.
Kepada
TUHAN
Allah Israel, Hakim yang adil dan tempat perlindungan.
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
חָנַן
chanan · Kasihani
Menunjukkan kemurahan atau belas kasihan yang tidak layak diterima.
עֳנִי
oni · Penderitaanku
Kesusahan, penderitaan, atau penindasan yang dialami seseorang.
רוּם
rum · Mengangkat
Menaikkan, meninggikan, atau menyelamatkan dari tempat yang rendah.
Ketika kita berseru 'kasihani', kita mengakui bahwa kita tidak layak, namun kita memegang janji bahwa Tuhan mendengar penderitaan dan berkuasa mengangkat kita. Gabungan 'chanan', 'oni', dan 'rum' menunjukkan bahwa belas kasihan Tuhan menjawab kedalaman penderitaan kita dengan tindakan penyelamatan yang nyata.
Tahukah kamu
Pintu Gerbang Maut
Frasa 'pintu gerbang kematian' menggambarkan kematian yang sangat dekat. Di zaman kuno, kota punya gerbang sebagai tempat pengadilan dan aktivitas publik; tetapi gerbang maut adalah metafora untuk ambang kematian itu sendiri.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Mazmur 9:13
Mazmur 6:2
Permohonan belas kasihan
“Kasihanilah aku, TUHAN, sebab aku merana; sembuhkanlah aku, TUHAN, sebab tulang-tulangku gemetar.”
Mazmur 30:3
Diangkat dari maut
“TUHAN, Engkau telah mengangkat aku dari dunia orang mati, Engkau telah menghidupkan aku dari antara mereka yang turun ke liang kubur.”
Mazmur 86:16
Doa minta kasih sayang
“Berpalinglah kepadaku dan kasihanilah aku; berilah kekuatan-Mu kepada hamba-Mu, dan selamatkanlah anak laki-laki dari hamba-Mu.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Mazmur 9:13
✕ Sering dikira
Daud hanya memikirkan keselamatan fisik dari kematian jasmani.
✓ Yang sebenarnya
Ayat ini juga berbicara tentang pembebasan dari tekanan dan musuh, serta keselamatan yang lebih dalam—pemulihan hubungan dengan Allah.
✕ Sering dikira
Mengasihani berarti kita harus merasa sangat sedih atau iba.
✓ Yang sebenarnya
Belas kasihan dalam Alkitab adalah tindakan nyata, bukan sekadar perasaan; Tuhan bertindak untuk menolong.
Renungan
Renungan Singkat Mazmur 9:13
Saat kita mengalami penderitaan karena perlakukan orang lain, kita bisa datang kepada Tuhan dengan jujur seperti Daud. Kita boleh memohon belas kasihan dan mengingat bahwa Tuhan tidak pernah melupakan tangisan kita, sekalipun tampaknya tidak ada yang memperhatikan.
Tuhan, kasihani aku dan lihatlah penderitaanku; angkat aku dari situasi yang mengancam hidupku, sebab Engkau tidak melupakan jeritan orang yang tertindas. Amin.