Ditarik dari maut

Mazmur 30:3

Dari Tangisan Menjadi Tarian

(30-4) Ya TUHAN, Engkau telah mengangkat jiwaku dari dunia orang mati, Engkau menyelamatkan hidupku dari antara mereka yang turun ke lubang kubur.

Mazmur 30:3 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Mazmur 30:3?

Daud bersyukur karena Tuhan menyelamatkan jiwanya dari kematian, yakni dari dunia orang mati dan lubang kubur. Ini adalah gambaran Tuhan yang menarik hidupnya dari ambang kematian, menunjukkan kuasa dan belas kasihan Tuhan.

Latar belakang

Daud bersyukur karena diselamatkan dari maut

Daud mengakui bahwa Tuhan telah mengangkat jiwanya dari dunia orang mati, menyelamatkannya dari kematian. Ini adalah pengakuan akan kuasa Tuhan atas hidup dan mati.

Di mana

Yerusalem

Di pelataran Bait Suci, saat pentahbisan

Kapan

~950 SM

Kerajaan Israel Bersatu

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Berada di ambang maut
Ditarik ke kehidupan
Kamu di sini
D

Yang berbicara

Daud

Raja Israel, pemazmur, ~50 tahun

T

Kepada

TUHAN

Allah Israel, yang disembah Daud

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

נֶפֶשׁ

nefesh · jiwaku

jiwa, diri, kehidupan

עָלָה

alah · mengangkat

naik, memanjat, membawa naik

שְׁאוֹל

sheol · dunia orang mati

alam maut, tempat orang mati

Nefesh adalah seluruh keberadaan Daud, diangkat dari Sheol, menunjukkan penyelamatan total dari kematian, bukan sekadar tubuh.

Tahukah kamu

Dunia orang mati di PL

Istilah 'dunia orang mati' dalam Ibrani adalah 'Sheol', tempat orang mati, bukan neraka dalam pengertian Perjanjian Baru.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Mazmur 30:3

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Mazmur 30:3

✕  Sering dikira

Daud pernah mati lalu dihidupkan lagi.

✓  Yang sebenarnya

Ini kiasan untuk penyelamatan dari bahaya maut, bukan kebangkitan.

✕  Sering dikira

Dunia orang mati = neraka.

✓  Yang sebenarnya

Dalam Perjanjian Lama, Sheol adalah tempat semua orang mati, bukan tempat hukuman.

Renungan

Renungan Singkat Mazmur 30:3

Kita mungkin pernah berada di titik terendah, merasa hampir hancur, tetapi Tuhan sanggup menyelamatkan kita. Kita dapat mengingat kembali saat-saat Tuhan menarik kita dari kegelapan, dan mempercayai bahwa Dia sanggup melakukan hal yang sama lagi.

Ya Tuhan, terima kasih karena Engkau telah menyelamatkan jiwaku dari kemusnahan; pegang erat hidupku selalu, agar aku tidak jatuh ke dalam kebinasaan. Amin.