Ratapan di bawah langit

Mazmur 89:49

Di Mana Kasih Setia-Mu?

(89-50) Di mana kasih setia-Mu yang dahulu, ya Tuhan, yang demi kesetiaan-Mu, Engkau janjikan di dalam keteguhan kepada Daud?

Mazmur 89:49 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Mazmur 89:49?

Mazmur 89:49 menanyakan di mana kasih setia TUHAN yang dijanjikan kepada Daud. Ini adalah pertanyaan retoris yang mengungkapkan kekecewaan dan kebingungan, karena penulis merasa bahwa Allah telah melupakan janji-Nya. Ayat ini mengingatkan bahwa kasih setia Allah itu nyata, tetapi kadang tidak terlihat dalam penderitaan.

Latar belakang

Pertanyaan yang Mengguncang

Etan menyaksikan janji Allah kepada Daud seolah-olah gagal. Ia mempertanyakan di mana kasih setia Allah yang dulu dijanjikan.

Di mana

Yerusalem

Puing Bait Suci, setelah kehancuran

Kapan

~586 SM

Pembuangan Babel

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Kejatuhan Yerusalem
Kepulangan dari pembuangan
Kamu di sini
E

Yang berbicara

Etan, orang Ezrahi

Pemazmur bijak, penulis himne

T

Kepada

TUHAN

Allah Israel, yang diajak berdialog

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

חֶסֶד

chesed · kasih setia

kasih perjanjian yang setia, bukan sekadar perasaan

אֲדֹנָי

Adonai · Tuhan

sebutan untuk TUHAN sebagai Tuan yang berdaulat

שָׁבַע

shava · janjikan

bersumpah, mengikat diri dengan sumpah

Chesed adalah kasih yang berkomitmen, bukan sekadar rasa. Etan mengingatkan bahwa Allah terikat pada janji-Nya yang tidak pernah gagal, meski terlihat terlambat.

Tahukah kamu

Singkatnya Hidup

Orang Mesir kuno juga menuliskan ratapan tentang singkatnya hidup, menunjukkan pergumulan universal manusia.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Mazmur 89:49

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Mazmur 89:49

✕  Sering dikira

Mengira kasih setia Allah bisa hilang.

✓  Yang sebenarnya

Pertanyaan itu justru berakar pada keyakinan bahwa kasih setia-Nya kekal.

✕  Sering dikira

Menganggap Allah tidak setia pada janji-Nya.

✓  Yang sebenarnya

Pemazmur bergumul, tetapi tidak meninggalkan iman; ia memohon agar janji itu digenapi.

Renungan

Renungan Singkat Mazmur 89:49

Saat kita merasa Allah jauh dan janji-Nya seolah gagal, kita bisa jujur mengungkapkan kekecewaan seperti pemazmur. Ini bukan kurang iman, tetapi bagian dari pergumulan iman yang nyata. Ingatlah bahwa Allah tidak pernah lupa, meski kita tidak selalu memahami jalan-Nya.

Tuhan, di saat aku merasa Engkau tidak setia, tolong ingatkan aku akan kasih setia-Mu yang kekal. Amin.