Warisan Besar Israel
Roma 9:4
Israel dan Kedaulatan Allah
PerikopUmat Pilihan Allah · Roma 9:1-33 →“Mereka adalah orang-orang Israel, yang memiliki hak adopsi, kemuliaan, perjanjian-perjanjian, pemberian Hukum Taurat, ibadah, serta janji-janji.”Roma 9:4 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Sebab mereka adalah orang Israel, mereka telah diangkat menjadi anak, dan mereka telah menerima kemuliaan, dan perjanjian-perjanjian, dan hukum Taurat, dan ibadah, dan janji-janji.”Roma 9:4 · TB
Terjemahan Baru
“Mereka adalah umat yang terpilih dan Allah menjadikan mereka anak-anak-Nya sendiri, serta menyatakan kuasa-Nya kepada mereka. Ia mengadakan perjanjian dengan mereka dan memberikan kepada mereka hukum agama. Allah memberitahukan kepada mereka bagaimana mereka harus beribadat dan mereka sudah menerima pula janji-janji-Nya.”Roma 9:4 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“padahal merekalah bangsa Israel yang sudah dipilih Allah dan diangkat menjadi anak-Nya. Dia pun sudah menyatakan kemuliaan-Nya kepada mereka, meneguhkan janji-janji-Nya yang luar biasa dengan mereka, serta memberikan hukum Taurat kepada mereka— di dalamnya termasuk aturan-aturan untuk menyembah Allah di rumah-Nya, dan janji-janji tentang masa depan mereka.”Roma 9:4 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“Who are Israelites; to whom pertaineth the adoption, and the glory, and the covenants, and the giving of the law, and the service of God, and the promises;”Roma 9:4 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Roma 9:4?
Paulus menjelaskan hak-hak istimewa orang Israel: mereka diadopsi sebagai anak Allah, menerima kemuliaan, perjanjian, Taurat, ibadah, dan janji-janji. Ini menunjukkan sejarah dan posisi istimewa bangsa Israel dalam rencana Allah.
Latar belakang
Daftar Hak Istimewa Israel
Paulus merinci berbagai hak istimewa yang diberikan Allah kepada bangsa Israel: diangkat sebagai anak, kemuliaan, perjanjian, Taurat, ibadah, dan janji-janji. Ini menunjukkan akar Yahudi dari iman Kristen dan betapa Paulus menghargai warisan tersebut.
Di mana
Korintus
Rumah Gayus, sedang menulis surat
Kapan
~57 M
Perjanjian Baru
Yang berbicara
Rasul Paulus
Rasul yang penuh semangat, ~60 tahun
Kepada
Jemaat di Roma
Campuran Yahudi dan non-Yahudi
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
υἱοθεσία
huiothesia · adopsi
Pengangkatan sebagai anak dengan hak penuh.
δόξα
doxa · kemuliaan
Kehadiran dan kemuliaan Allah yang menyertai.
διαθῆκαι
diathēkai · perjanjian
Perjanjian atau wasiat yang mengikat.
Ketiga kata ini menekankan bahwa Israel diberi status istimewa: sebagai anak dengan semua hak, mengalami kemuliaan Allah yang hadir, dan diberi perjanjian yang mengikat. Ini adalah fondasi hubungan Allah dengan umat-Nya.
Tahukah kamu
Adopsi dalam konteks Yunani-Romawi
Di dunia kuno, adopsi memberi hak penuh sebagai anak, termasuk warisan. Paulus memakai istilah ini untuk menggambarkan hubungan khusus Israel dengan Allah.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Roma 9:4
Ulangan 7:6
Bangsa pilihan
“Sebab engkaulah bangsa yang kudus bagi TUHAN, Allahmu; engkaulah yang dipilih-Nya dari segala bangsa di muka bumi.”
Roma 3:2
Firman Allah
“Yang terutama ialah: firman Allah dipercayakan kepada mereka.”
Efesus 2:12
Perjanjian Israel
“Kamu waktu itu tanpa Kristus, tidak termasuk kewargaan Israel, dan asing bagi perjanjian-perjanjian.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Roma 9:4
✕ Sering dikira
Hak istimewa Israel membuat mereka lebih baik secara moral daripada bangsa lain.
✓ Yang sebenarnya
Hak istimewa adalah anugerah, bukan jasa; dan Paulus akan menunjukkan bahwa akhirnya semua bergantung pada iman.
✕ Sering dikira
Paulus merindukan kembali ke sistem Perjanjian Lama yang sudah digantikan oleh Kristus.
✓ Yang sebenarnya
Paulus menghormati warisan Israel sebagai dasar iman Kristen, bukan untuk kembali ke Taurat sebagai cara keselamatan.
Renungan
Renungan Singkat Roma 9:4
Kita juga memiliki hak istimewa sebagai anak-anak Allah melalui Kristus. Ingatlah bahwa kita dipilih dan diberkati bukan karena kita layak, tetapi oleh kasih karunia-Nya.
Bapa, terima kasih atas hak istimewa yang Engkau berikan menjadi anak-anak-Mu. Tolong aku menghargai dan hidup sesuai dengan panggilan-Mu. Amin.