Seruan dalam kesesakan

Mazmur 86:7

Daud berdoa dalam kesesakan

Pada hari kesusahanku, aku berseru kepada-Mu karena Engkau mau menjawab aku.

Mazmur 86:7 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Mazmur 86:7?

Daud berseru kepada Tuhan saat dalam kesusahan, dan dia yakin Tuhan akan menjawab. Ini menunjukkan hubungan yang dekat dan keyakinan bahwa Tuhan mendengar dan merespons doa umat-Nya.

Latar belakang

Berseru pada hari kesesakan

Daud sedang mengalami hari yang penuh tekanan, mungkin dikejar musuh atau menghadapi ancaman. Ia berseru kepada TUHAN karena yakin bahwa TUHAN akan menjawab. Ayat ini menegaskan keyakinan Daud bahwa Allah mendengar dan merespons doa.

Di mana

Yerusalem

Di kamar, saat doa pribadi

Kapan

~1000 SM

Kerajaan Israel bersatu

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Pengangkatan Daud sebagai raja
Pembangunan Bait Suci oleh Salomo
Kamu di sini
D

Yang berbicara

Daud

Raja Israel, pemazmur, menghadapi musuh

T

Kepada

TUHAN

Allah Israel, yang setia menjawab

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

צָרָה

tsarah · kesusahanku

Kesempitan, tekanan, atau kesusahan

קָרָא

qara · berseru

Memanggil, berteriak minta tolong

עָנָה

anah · menjawab

Merespons, menanggapi

Ketiga kata ini menunjukkan hubungan timbal balik: dalam kesesakan (tsarah) kita memanggil (qara) dan Allah menjawab (anah). Ini bukan doa satu arah, tetapi dialog yang pasti direspon.

Tahukah kamu

Kata 'kesesakan' dalam Ibrani

Kata 'tsar' (צַר) berarti sempit atau sesak, menggambarkan perasaan terdesak dan tidak ada jalan keluar. Ini sering dipakai dalam Mazmur untuk menggambarkan situasi sulit.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Mazmur 86:7

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Mazmur 86:7

✕  Sering dikira

Mengira Allah hanya menjawab doa orang yang sempurna.

✓  Yang sebenarnya

Daud sendiri mengaku miskin dan saleh, tetapi konteks menunjukkan bahwa Allah menjawab karena kasih setia-Nya, bukan karena kesempurnaan kita.

✕  Sering dikira

Menganggap kesusahan berarti Allah tidak peduli.

✓  Yang sebenarnya

Ayat ini justru menegaskan bahwa hari kesusahan adalah saat Allah merespons, bukan tanda Ia meninggalkan kita.

Renungan

Renungan Singkat Mazmur 86:7

Saat kita mengalami hari yang sulit, kita bisa datang kepada Tuhan dengan berani, karena Dia berjanji untuk mendengar dan menjawab. Jangan menahan tangis atau kekhawatiran; serahkan semuanya kepada-Nya.

Tuhan, pada hari kesusahanku, aku berseru kepada-Mu, dan aku percaya Engkau mau menjawabku. Amin.