Kasihanilah, Aku Berseru

Mazmur 86:3

Doa Daud: Mohon Belas Kasihan

Kasihanilah aku, ya Tuhan, karena aku berseru kepada-Mu sepanjang hari.

Mazmur 86:3 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Mazmur 86:3?

Daud memohon belas kasihan karena ia berseru kepada Tuhan sepanjang hari, menunjukkan ketergantungannya yang terus-menerus kepada Allah.

Latar belakang

Berseru Sepanjang Hari

Daud meminta belas kasihan Tuhan karena ia terus berseru siang dan malam. Ini menunjukkan intensitas doanya yang tidak pernah berhenti.

Di mana

Yerusalem

Tempat doa, mungkin di kamar atas

Kapan

~1000 SM

Kerajaan Bersatu

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Hari-hari sulit baginya
Lepas dari kesesakan
Kamu di sini
D

Yang berbicara

Daud

Raja Israel yang sering berseru dalam kesulitan

T

Kepada

Tuhan (Adonai)

Pemilik segala sesuatu, yang berkuasa menolong

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

חָנֵּנִי

chaneni · Kasihanilah

Memberikan kemurahan, belas kasihan, anugerah yang tidak layak diterima.

אֲנִי

ani · aku

Aku, penegasan diri yang sedang membutuhkan.

אֶקְרָא

eqra · berseru

Memanggil, berteriak minta tolong, sering dalam ibadah.

Daud tidak malu-malu, ia dengan berani meminta anugerah dan terus berseru. Ini menunjukkan hubungan yang dekat dan jujur dengan Tuhan.

Tahukah kamu

Kata 'Tuhan' di sini

Memakai 'Adonai' yang menekankan otoritas, bukan nama pribadi Yahweh seperti ayat 1.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Mazmur 86:3

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Mazmur 86:3

✕  Sering dikira

Mengira 'berseru sepanjang hari' berarti doa harus diucapkan terus-menerus secara verbal.

✓  Yang sebenarnya

Ini adalah sikap hati yang terus bergantung, bukan sekadar ucapan berulang.

✕  Sering dikira

'Kasihanilah' dianggap memelas seperti pengemis, padahal ini adalah permintaan yang penuh keyakinan.

✓  Yang sebenarnya

Daud tahu Tuhan berbelas kasihan, jadi ia meminta dengan berani, bukan putus asa.

Renungan

Renungan Singkat Mazmur 86:3

Doa bukan hanya untuk saat darurat, tetapi sepanjang hari. Ketika kita menjadikan doa sebagai gaya hidup, kita mengalami kasih sayang Tuhan yang tiada henti.

Ya Tuhan, kasihanilah aku, sebab aku berseru kepada-Mu sepanjang hari. Amin.