Murka yang Menghancurkan

Mazmur 76:6

Murka Allah Mengalahkan Musuh

PerikopAllah Memerintah di Sion · Mazmur 76:1-12 →
“(76-7) Oleh karena kecaman-Mu, ya Allah Yakub, baik pengendara maupun kuda tertidur nyenyak.”

Mazmur 76:6 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Mazmur 76:6?

Oleh kecaman Allah, kuda dan penunggangnya tertidur nyenyak, menggambarkan kuasa Allah yang melumpuhkan musuh dengan firman-Nya.

Latar belakang

Cecaman Tuhan

Dengan penghardikan Allah, baik pengendara kuda maupun kudanya menjadi tidak berdaya dan tertidur. Ini menunjukkan kuasa firman Tuhan yang saja sudah cukup untuk melumpuhkan musuh.

Di mana

Yerusalem

Di bait suci, saat ibadah

Kapan

~1000 SM

Zaman Kerajaan Daud

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Tuhan menghancurkan musuh
Panggilan untuk bernazar
Kamu di sini
A

Yang berbicara

Asaf

Pemimpin pujian, ~1000 SM

U

Kepada

Umat Israel

Jemaat yang menyanyikan mazmur

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

גְּעָרָה

ge'arah · kecaman

hardikan, makian, teguran keras

רֶכֶב

rekhev · pengendara

kereta kuda atau penunggang kuda

תַּרְדֵּמָה

tardemah · tidur nyenyak

tidur dalam, tidur yang dikirim Tuhan

Bahkan kuda dan penunggang yang kuat dapat dilumpuhkan oleh satu kata dari Tuhan, menunjukkan otoritas-Nya atas kekuatan militer.

Tahukah kamu

Kuda dan Penunggang

Kuda perang adalah simbol kekuatan militer pada zaman kuno, jadi menyebut keduanya tertidur menunjukkan kekalahan total.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Mazmur 76:6

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Mazmur 76:6

✕  Sering dikira

Mengira 'kecaman' hanya untuk orang berdosa, tetapi di sini untuk musuh Israel.

✓  Yang sebenarnya

Tuhan menghardik musuh yang menyerang umat-Nya.

✕  Sering dikira

Menganggap 'tidur nyenyak' berarti kematian rohani, padahal ini tidur fisik yang diinduksi Tuhan.

✓  Yang sebenarnya

Ini adalah tindakan supranatural yang membuat musuh tidak berdaya.

Renungan

Renungan Singkat Mazmur 76:6

Kalimat Allah saja sudah cukup untuk mengalahkan musuh. Saat menghadapi masalah, deklarasikan firman Tuhan dan minta Roh Kudus untuk menenangkan situasi.

Tuhan, ucapkan firman-Mu atas kehidupanku, dan biarlah setiap musuh menjadi tenang. Amin.